Show simple item record

dc.contributor.authorNareswara, Lalu Alfathy Daffa
dc.date.accessioned2026-06-08T03:15:23Z
dc.date.available2026-06-08T03:15:23Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63292
dc.description.abstractPenelitian ini membahas kepatuhan Norwegia terhadap Paris Agreement melalui kebijakan adopsi mobil listrik periode 2015–2025. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana kebijakan mobil listrik Norwegia merepresentasikan bentuk kepatuhan terhadap kewajiban mitigasi yang tertuang dalam mekanisme Nationally Determined Contributions (NDC). Penelitian ini menggunakan Compliance Theory dari Ronald B. Mitchell dengan tiga indikator utama, yaitu outputs, outcomes, dan impacts, untuk menilai hubungan antara kewajiban normatif internasional dan perubahan kebijakan domestik. Argumen sementara penelitian ini menyatakan bahwa kebijakan adopsi mobil listrik Norwegia merupakan bentuk treaty-induced compliance, di mana perubahan kebijakan domestik dipicu secara langsung oleh kewajiban dalam Paris Agreement. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Norwegia tidak hanya meratifikasi perjanjian, tetapi secara sistematis menerjemahkan komitmen NDC ke dalam kebijakan fiskal, non-fiskal, regulasi jangka panjang, pembangunan infrastruktur, dan pengadaan publik. Dampaknya terlihat pada peningkatan signifikan penjualan kendaraan listrik serta penurunan emisi sektor transportasi. Dengan demikian, kepatuhan Norwegia bersifat struktural dan konsisten dalam kerangka implementasi perjanjian iklim global.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNationally Determined Contributionsen_US
dc.subjectNorwegiaen_US
dc.subjectMobil Listriken_US
dc.subjectParis Agreementen_US
dc.subjectTeori Kepatuhanen_US
dc.titleKepatuhan Norwegia Terhadap Paris Agreement Melalui Kebijakan Adopsi Mobil Listrik 2015-2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323244


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record