Show simple item record

dc.contributor.authorAisyah, Hana Zharifah
dc.date.accessioned2026-06-08T03:12:50Z
dc.date.available2026-06-08T03:12:50Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63291
dc.description.abstractLatar belakang: Nigella sativa L. (jintan hitam) mengandung thymoquinone dan asam linoleat sebagai antiinflamasi untuk terapi osteoarthritis (OA) yang dikembangkan dalam sistem transdermal berbasis matriks hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) dan hydroxyethyl cellulose (HEC) guna mencapai pelepasan zat aktif yang stabil, fleksibel, dan terkontrol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik sediaan transdermal patch jintan hitam tipe matriks yang diformulasikan menggunakan kombinasi polimer HPMC dan HEC. Metode: Minyak jintan hitam diperoleh melalui teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dikarakterisasi profil senyawanya menggunakan GC-MS. Patch transdermal diformulasikan dengan teknik solvent casting menggunakan kombinasi polimer HPMC-HEC serta bahan tambahan PEG 400, propilenglikol, dan DMSO. Sediaan yang dihasilkan diuji secara fisik meliputi parameter organoleptik, pH, bobot rata-rata, ketebalan, ketahanan lipat, dan kadar kelembapan. Data hasil pengujian dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi. Hasil: Formulasi patch berbasis minyak jintan hitam dengan kombinasi polimer HPMC dan HEC menunjukkan karakteristik fisik yang baik, stabil, dan memenuhi kriteria mutu patch transdermal, ditunjukkan oleh sediaan yang homogen, fleksibel, serta stabil selama penyimpanan. Analisis GC-MS terhadap minyak jintan hitam mengidentifikasi senyawa dominan berupa asam linoleat (50,52%), metil linoleat (29,15%), dan metil oktadekenoat (11,05%), serta mendeteksi keberadaan komponen aktif thymoquinone yang secara keseluruhan mendukung potensi aktivitas antiinflamasi sediaan dan kelayakannya untuk dikembangkan sebagai sistem penghantaran transdermal berbahan alam. Kesimpulan: Patch jintan hitam tipe matriks dengan kombinasi polimer HPMC dan HEC (terbaik pada rasio 110 mg : 290 mg) berhasil diformulasikan dengan karakteristik yang memenuhi standar, sehingga layak dikembangkan sebagai sediaan transdermal antiinflamasi berbahan alam untuk osteoarthritis (OA).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectJintan Hitamen_US
dc.subjectTransdermal Patchen_US
dc.subjectHPMCen_US
dc.subjectHECen_US
dc.subjectOsteoarthritisen_US
dc.subjectAntiinflamasien_US
dc.titleFormulasi Sediaan Transdermal Patch Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) Tipe Matriks menggunakan Kombinasi HPMC dan HEC Sebagai Polimeren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613032


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record