Show simple item record

dc.contributor.authorSuri, Athikah Nadia Eka
dc.date.accessioned2026-06-08T03:07:16Z
dc.date.available2026-06-08T03:07:16Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63287
dc.description.abstractBurnout merupakan kelelahan emosional, depersonalisasi, dan kurangnya penghargaan terhadap diri sendiri yang rentan terjadi pada profesi di bidang pelayanan termasuk Guru. Beban kerja yang dimiliki guru cukup besar terutama guru SLB karena selain mengajar, Guru SLB dituntut untuk sabar dalam menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi burnout adalah efikasi diri yaitu keyakinan akan kemampuan yang dimilikinya untuk mengerjakan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara efikasi diri guru dengan kecenderungan burnout pada guru SLB. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara efikasi diri guru dengan kecenderungan burnout. Semakin tinggi efikasi diri guru maka semakin rendah kecenderungan burnout. Sebaliknya semakin rendah efikasi diri guru maka semakin tinggi kecenderungan burnout. Subjek penelitian ini berjumlah 66 orang dengan karakteristik guru-guru SLB honorer dari SLB Negeri atau pun Swasta yang masa kerjanya ≤ 5 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah teknik purposive sampling yaitu pengambilan sample disesuaikan dengan karakteristik yang telah ditentukan. Skala yang digunakan adalah skala burnout dari Maslach dan skala efikasi diri guru dari Bandura. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan program SPSS 11,5 for windows (Scientific Program For Social Science). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara efikasi diri guru dengan kecenderungan burnout pada guru SLB. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan r = -0,318, p = 0,005, p < 0,01 sehingga ada hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri guru dengan kecenderungan burnout. Artinya semakin tinggi efikasi diri guru maka semakin rendah kecenderungan burnout. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah efikasi diri guru maka semakin tinggi kecenderungan burnout. Dengan demikian, hipotesis diterima.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEfikasi Diri Guruen_US
dc.subjectBurnouten_US
dc.subjectGuru SLBen_US
dc.subjectSLBen_US
dc.titlePersepsi terhadap Kepemimpinan Profetik Pengasuh dan Prestasi Belajar Santri Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM07320110


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record