Show simple item record

dc.contributor.authorArsyad, Faisal
dc.date.accessioned2026-06-08T02:57:14Z
dc.date.available2026-06-08T02:57:14Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63284
dc.description.abstractMeningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia khususnya di Yogyakarta sejalan dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). SPBU memiliki kemungkinan mencemari lingkungan jika terjadi kebocoran pada tanki penyimpanan bawah tanah (Underground Storage Tank/ UST). Senyawa Benzene, Toluene, Ethylbenzene dan Xylene (BTEX) adalah indikator terjadinya kebocoran UST di lingkungan. Senyawa BTEX memiliki sifat yang sangat berbahaya bagi kesehatan yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu senyawa BTEX adalah senyawa yang memiliki volatilitas tinggi sehingga memerlukan penanganan yang khusus mulai dari tahap sampling sampai tahap analisis agar senyawa BTEX tidak hilang saat proses analisis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pengukuran konsentrasi senyawa BTEX di dalam tanah disekitar SPBU. Dalam penelitian ini senyawa BTEX dianalisis dengan Headspace Gas Chromatography – Mass Spectometry (HS GC – MS). Sebelum melakukan analisis senyawa BTEX dalam tanah dilakukan pengukuran nilai linieritas, batas deteksi dan batas quantifikasi dari metode uji. Sampel tanah diambil dari sekitar SPBU yang memiliki riwayat kebocoran UST di Yogyakarta. Dari hasil penelitian sampel tanah mengandung senyawa BTEX dengan kisaran konsentrasi dari 9 ppb sampai 33 ppb.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTanahen_US
dc.subjectSPBUen_US
dc.subjectBTEXen_US
dc.subjectHS GC - MSen_US
dc.titleAnalisis Benzene, Toluene, Ethylbenzene, dan Xylene (BTEX) dalam Tanah dengan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM13513128


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record