Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Metode Performance Prism (Studi Kasus UPT Balai Yasa Yogyakarta)
Abstract
UPT Balai Yasa merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perbaikan kereta api yang berada dibawah naungan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dalam rangka meningkatkan kinerja UPT Balai Yasa perlu dilakukan pengukuran kinerja. Namun demikian, pengukuran kinerja yang selama ini dilakukan oleh manajemen UPT Balai Yasa belum dapat memberikan hasil yang memuaskan karena hanya dapat mengetahui kinerja perusahaan dari sisi keuangan saja. Aspek keuangan pada pengukuran kinerja UPT Balai Yasa belum dapat memberikan hasil yang nyata mengenai kondisi perusahaan sebenarnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan kembali sistem pengukuran kinerjanya. Pengukuran kinerja ini menggunakan metode Performance Prism dalam penelitian ini didukung oleh beberapa metode antara lain pembobotan dengan Analytic Hierachy Process (AHP) untuk mengetahui skala nilai prioritas setiap Key Performance Indicator ( KPI), Scoring System dengan metode Objectives Matrix (OMAX) untuk menentukan kinerja dari masing-masing indikator. Dari hasil penelitian didapatkan stakeholder UPT Balai Yasa meliputi EVP (pemimpin), karyawan, pemasok, konsumen dan pemerintah. Terdapat 45 KPI yang dijadikan indikator pengukuran kinerja UPT Balai Yasa. Nilai performansi perusahaan adalah sebesar 7,342 yang menunjukkan bahwa UPT Balai Yasa memiliki kinerja yang baik. Hasil pengukuran kinerja ini dapat menjadi bahan masukan pihak manajemen untuk mengevaluasi dan menentukan rencana perbaikan sehingga harapan dari semua stakeholder dapat terpenuhi.
Collections
- Industrial Engineering [2933]
