| dc.description.abstract | Pencemaran sungai yang terjadi tidak lepas dari perilaku masyarakat yang mengabaikan keadaan lingkungan disekitarnya terutama masyarakat bantaran sungai. Sungai Bedog merupakan anak sungai dari Sungai Progo, sungai ini mengalir dari hulu (Taman Nasional Gunung Merapi) dan bermuara di hilir (Sungai Progo). Disepanjang aliran sungai terdapat berbagai macam penggunaan lahan antara lain kegiatan industri, permukiman, dll. Desa Ambarketawang adalah desa yang mayoritas masyarakatnya tinggal di bantaran sungai Bedog. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan untuk melihat kontribusi perilaku masyarakat terhadap penurunan kualitas air sungai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor pencemar yang berpotensi menurunkan kualiatas air sungai dan bagaimana pengaruh perilaku masyarakat terhadap kualitas air sungai. Analisis faktor pencemar akan dilakukan menggunakan analisis multivariate dengan program Minitab 18. Hasil dari penelitian diperoleh model regresi Y = - 0.651 X1 - 0.663 X2 - 0.626 X3 + 39.16 yang menyatakan bahwa ketiga faktor pencemar memiliki pengaruh yang sama besarnya terhadap “Penurunan Kualitas Air di Sungai Bedog”. Adapun ketiga faktor tersebut adalah “Kesadaran Lingkungan Masyarakat”, “Perilaku Masyarakat dalam Membuang dan Mengolah Sampah” dan “Perilaku Masyarakat dalam Membuang dan Mengolah Limbah Cair”. Dari hasil uji F, disimpulkan model regresi yang diestimasi layak untuk digunakan. Kemudian dari hasil uji t, disimpulkan ketiga indikator berpengaruh signifikan terhadap “Penurunan Kualitas Air Sungai Bedog”. Dan ketiga indikator ini berkontribusi sebesar 87,03% terhadap “Penurunan Kualitas Air di Sungai Bedog”. | en_US |