| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja pasca perceraian orangtua. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja pasca perceraian orangtua.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMU Negeri 9 dan SMU Muhammadiyah I Yogyakarta, berusia 14 - 20 tahun, dan memiliki status pernikahan orangtua yang telah bercerai. Metode pemilihan subjek yang digunakan adalah metode Random Sampling. Skala yang digunakan adalah alat ukur yang dibuatu sendiri oleh peneliti yaitu skala kenakalan ramaja mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Jensen (Sarwono, 2002) dan skala kontrol diri, mengacu pada aspek yang dikemukakan Averill (Zulkarnain, 2002),Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS for Windows versi 16.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja pasca perceraian orangtua. Product Moment Pearson menunjukan nilai r = -0,643 dengan p=0,000 (p<0,01) yang artinya ada hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja pasca perceraian orangtua. Jadi hipotesis penelitian diterima. | en_US |