• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Percepatan Proyek Pembangunan Java Village Resort dengan Menambahkan Tenaga Kerja dan Jam Kerja

    Thumbnail
    View/Open
    12511001.pdf (3.138Mb)
    12511001 Jurnal.pdf (385.3Kb)
    Date
    2017
    Author
    Azzam, Ahmad Saif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam pelaksanaan suatu proyek ada tiga hal utama yang harus terpenuhi, yaitu tepat waktu, biaya dan mutu. Waktu dan biaya memiliki hubungan yang sangat erat dan saling mempengaruhi. Terkadang dalam pelaksanaannya di lapangan ada beberapa pekerjaan yang hasil dari penyelesaiannya tidak sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan. Akibatnya waktu pelaksanaan menjadi lebih lama, yang secara langsung biaya pelaksanaan proyek tersebut akan membengkak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui biaya yang dibutuhkan apabila pekerjaan dilakukan crashing dengan menambah tenaga kerja dan menambah jam kerja. Agar sasaran penelitian dapat tercapai dengan baik, maka dibuat batasan penelitian yaitu tenaga kerja yang dibutuhkan tersedia dalam jumlah tak terbatas dan penambahan jam kerja di asumsikan selama 3 jam. Dalam penyusunan tugas akhir ini manfaat yang bisa diambil dari peneliti yaitu memberikan alternatif terhadap proyek pembangunan yang mengalami keterlambatan pengerjaan yang disebabkan oleh faktor – faktor yang menghambat pengerjaan proyek pembangunan tersebut. Proyek yang ditinjau adalah pembangunan wisata keluarga Java Village Resort. Metode yang digunakan untuk mengolah data yang dibutuhkan dengan menggunakan metode PDM. precedent diagram method (PDM) adalah jaringan kerja yang termasuk klasifikasi AON. Dalam metode ini, kegiatan dituliskan dalam node yang umumnya berbentuk segiempat, sedangkan anak panah hanya sebagai petunjuk hubungan antar kegiatan –kegiatan yang bersangkutan. Metode penjadwalan PDM ini dapat menumpah-tindihkan suatu kegiatan tanpa memerlukan garis dummy yang rumit. Setiap node mempunyai dua peristiwa yaitu peristiwa awal dan peristiwa akhir. Setelah diketahui lintasan kritisnya maka selanjutnya perhitungan jumlah resource dan upah pada pekerjaan normal , pekerjaan dengan menambah jumlah tenaga kerja dan pekerjaan dengan menambah jam kerja setelah itu dilakukan perbandingan hasil. Hasil yang didapatkan dari analasis yang dilakukan adalah total biaya normal cost sebesar Rp 11.000.000.000,00 dengan durasi 144 hari, pada crashing dengan menambahkan tenaga kerja sebesar didapakan total biaya Rp. 10.752.791.720,46 dengan durasi 96 hari, dan pada pekerjaan crashing dengan menambahkan jam kerja 3 jam didapatkan total biaya sebesar Rp. 11.343.275.508,09 dengan durasi 114 hari. Perbandingan biaya pekerjaan normal dengan percepatan menambah tenaga kerja sebesar 2% lebih murah. sedangkan perbandingan pekerjaan normal dengan percepatan menambah tenaga kerja sebesar 2% lebih mahal. Perbandingan durasi pekerjaan normal dengan percepatan menambah tenaga kerja 34% lebih cepat sedangkan perbandingan durasi pekerjaan normal dengan percepatan menambah jam kerja 23% lebih cepat.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/63232
    Collections
    • Civil Engineering [4800]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV