Persepsi Terhadap Keharmonisan Keluarga dan Kecenderungan Agresivitas pada Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kecenderungan agresivitas pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan korelasi negatif antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kecenderungan agresivitas pada remaja. Semakin tinggi persepsi terhadap keharmonisan keluarga maka semakin rendah kecenderungan agresivitas remaja, dan sebaliknya semakin rendah persepsi terhadap keharmonisan keluarga maka semakin tinggi kecenderungan agresivitas remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 102 siswa/siswi kelas XI SMA Negeri 6 Yogyakarta. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 15-18 tahun. Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala persepsi terhadap keharmonisan keluarga dan skala kecenderungan agresivitas. Skala persepsi terhadap keharmonisan keluarga disusun berdasarkan teori Stinnet & De Frain (Hawari, 2004). Skala kecenderungan agresivitas disusun berdasarkan tipe-tipe agresivitas yang dikemukakan Berkowitz (1995). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS 15.0 for Windows. Hasil uji ada hubungan korelasi negatif yang sangat signifikan antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kecenderungan agresivitas pada remaja (r=-0.509 dengan p=0.000 (p<0.01) → hipotesis diterima). Semakin tinggi persepsi terhadap keharmonisan keluarga maka semakin rendah kecenderungan agresivitas remaja, begitu juga sebaliknya semakin rendah persepsi terhadap keharmonisan keluarga maka semakin tinggi kecenderungan agresivitas remaja.
Collections
- Psychology [574]
