| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan pembelian kompulsif produk fashion pada remaja. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada korelasi negatif antara harga diri dengan pembelian kompulsif produk fashion pada remaja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 97 mahasiswa dan mahasiswi berusia antara 17-22 tahun. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu (a) skala kecenderungan perilaku konsumtif (28 aitem) yang merupakan adaptasi dari skala yang dibuat oleh Edward (1993) dengan a=0,937 dan (b) skala harga diri (43 aitem) yang mengacu pada aspek harga diri dari Coopersmith (1967) dengan a=0,924. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson menunjukkan bahwa ada korelasi negatif antara harga diri dengan perilaku konsumtif produk fashion pada remaja (-0,305 dengan p 0,002 (p<0,01)), yaitu semakin tinggi harga diri yang dimiliki maka semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif produk fashion pada remaja. Analisis koefisien determinasi (r) menunjukkan sumbangan harga diri sebesar 9,3% terhadap pembelian kompulsif produk fashion pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, maka hipotesis penelitian diterima. | en_US |