• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Dampak Aktivitas Fisik terhadap Intensitas Stres pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    21711198.pdf (2.334Mb)
    Date
    2026
    Author
    Al-Shehari, Mohammed Ahmed Mohammed Abdulwahed
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Judul: Analisis Dampak Aktivitas Fisik Terhadap Intensitas Stres pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Latar Belakang: Stres merupakan masalah umum pada mahasiswa kedokteran akibat tuntutan akademik yang tinggi. Aktivitas fisik diduga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi stres melalui mekanisme fisiologis dan psikologis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire – Short Form (IPAQ-SF) untuk mengukur aktivitas fisik (dalam satuan MET-menit/minggu) dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales 21 (DASS-21) untuk mengukur intensitas stres. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (66,7%) dan berada di semester 5 (63,3%). Mayoritas responden (60%) tergolong tidak aktif secara fisik. Skor stres rata-rata termasuk dalam kategori ringan-sedang. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat aktivitas fisik dengan intensitas stres (r = -0,148; p = 0,434). Namun, terdapat tren negatif yang lemah, di mana semakin tinggi aktivitas fisik, cenderung diikuti dengan tingkat stres yang lebih rendah. Kesimpulan: Meskipun secara statistik tidak signifikan, arah hubungan negatif yang konsisten antara aktivitas fisik dan stres mendukung teori yang menyatakan bahwa aktivitas fisik berpotensi sebagai faktor pelindung terhadap stres. Temuan ini menyoroti tingginya prevalensi ketidakaktifan fisik dan beban stres pada mahasiswa kedokteran. Disarankan untuk penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar, desain longitudinal, dan pengukuran yang lebih objektif untuk menguji hubungan kausal.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63201
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV