Kebermaknaan Hidup Narapidana Korban Narkoba
Abstract
Fenomena-fenomena yang terjadi pada korban penyalahgunaan narkoba merupakan efek dari belum adanya penghayatan atau orientasi positif terhadap nilai-nilai hidup. Kekurangan makna hidup mengisyaratkan kegagalan individu dalam menemukan pola tujuan-tujuan dan nilai-nilai yang terintegrasi di dalam hidup. Hal tersebut membuat remaja menjadi lemah dan kehilangan semangat untuk berjuang dalam mengatasi hambatan dalam mencapai makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermaknaan hidup bagi para napi korban narkoba di LP Narkotika Kelas II A Yogyakarta. Cara yang digunakan dalam menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Krtiteria penelitian ini adalah napi korban narkoba. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview). Jumlah subyek penelitian terdiri dari 3 orang, yaitu 2 orang narapidana laki-laki dan 1 orang narapidana perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini difokuskan pada topjk tentang kebermaknaan hidup bagi napi korban narkoba. Dari hasil tersebut diperoleh data-data yang mendukung pertanyaan penelitian yaitu bagaimana kebermaknaan hidup bagi para napi korban narkoba. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa gambaran personal pengguna narkoba adalah orang yang susah diatur, keras kepala, dan egois. Rata-rata subjek sudah menjalani masa hukuman hampir separuh dari waktu hukuman yang ditetapkan. Sebagian besar korban narkoba usia remaja pada sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Awal mengenal narkoba karena mencoba-coba yang diperolehnya dari teman sepergaulan secara gratis, setelah kecanfuan pengguna harus membeli dengan harga tertentu. Faktor penyebab menggunakan narkoba adalah karena dari dalam diri sendiri. Rendahnya pemahaman tujuan hidup menyebabkan seseorang mudah terpengaruh untuk menggunakan narkoba. Selain itu faktor dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat juga menjadi penyebab seseorang menggunakan narkoba.
Collections
- Psychology [574]
