| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Magister Profesi Psikologi UII Yogyakarta, dengan jumlah subjek penelitian terdiri dari 30 orang dari total populasi 56 orang. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala prokrastinasi akademik yang disusun sendiri oleh penulis berdasarkan ciri-ciri prokrastinasi akademik dari Schowenburg (Ferrari, dkk., 1995), dan skala manajemen waktu yang disusun sendiri oleh penulis berdasarkan aspek-aspek dari manajemen waktu dari Macan, dkk.(1990). Untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik, maka digunakan analisis data korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan manajemen waktu dan prokrastinasi akademik berkorelasi negatif dan signifikan (rxy = -0,590 dan p<0,01), maka hipotesis diterima. Sumbangan efektif dari manajemen waktu sebesar 34,8 % terhadap prokrastinasi akademik. Sisanya sebesar 65,2 % adalah faktor lainnya yang turut berpengaruh dalam penelitian ini, seperti faktor internal yang terdiri dari kondisi fisik dan kondisi psikologis individu yang bersangkutan seperti stres dan kelelahan, faktor ekstenal yang terdiri dari lingkungan yang tidak kondusif; kondisi lingkungan yang mendasarkan penghargaan dan penilaian pada hasil akhir bukan pada prosesnya; serta gaya pengasuhan orang tua, ketakutan akan gagal, dan tidak menyukai tugas. | en_US |