| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan
membaca Al-Qur’an sebagian siswa, bahkan masih ada yang belum
mengenal huruf hijaiyah dan tajwid dasar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi efektivitas program BTAQ (Baca Tulis Al-
Qur’an) dan Tadarus dengan menggunakan model CIPP yang
meliputi empat komponen: context, input, process, dan product.
Fokus penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana program
dilaksanakan sesuai tujuan serta dampaknya terhadap kemampuan
membaca Al-Qur’an siswa. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode evaluatif. Data
diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis
data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada aspek context, program memiliki dasar
dan tujuan yang jelas serta sesuai dengan kebutuhan madrasah.
Pada aspek input, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan
perencanaan program tergolong baik meskipun masih perlu
peningkatan fasilitas. Pada aspek process, pelaksanaan kegiatan
berjalan sesuai rencana dengan metode pembelajaran langsung dan
bimbingan individual yang efektif. Sedangkan pada aspek product,
kemampuan membaca Al-Qur’an siswa menunjukkan peningkatan
yang berarti dari segi kelancaran, ketepatan tajwid, dan kebiasaan
tadarus. Dengan demikian, program BTAQ dan Tadarus terbukti
efektif meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus
membentuk karakter religius siswa. | en_US |