Hubungan Adversity Quotient dengan Kecemasan Menghadapi Ujian Nasional (UNAS)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan kecemasan menghadapi ujian nasional (UNAS). Variabel independent dari penelitian ini adalah adversity quotient dan variabel dependent-nya adalah kecemasan menghadapi ujian nasional (UNAS). Asumsi teoritik yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara adversity quotient dengan kecemasan menghadapi ujian nasional (UNAS). Subjek penelitian adalah siswa yang duduk di kelas XII SMA Negeri 1 Ngemplak Sleman Yogyakarta yang baru pertama kali mengikuti ujian nasional. Skala adversity quotient disusun dengan mengadopsi skala adversity quotient dari penelitian Rahmawati (2006) berdasarkan teori Stoltz (2005). Skala kecemasan menghadapi ujian nasional disusun dengan memodifikasi skala kecemasan menghadapi ujian dari Selytania (2007) berdasarkan teori Sue, dkk (1986). Analisis data penelitian menggunakan korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS 13 for windows. Hasil analisis korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,421 dengan nilai tingkat signifikansi yang dihasilkan sebesar p = 0,001 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan tingkat kecemasan menghadapi Ujian Nasional. Semakin tinggi adversity quotient, maka semakin rendah tingkat kecemasannya.
Collections
- Psychology [581]
