Tingkat Deprresi pada Ibu Rumah Tangga ditinjau dari Kekerasan dalam Rumah Tangga di Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara kekerasan dalam rumah tangga dengan tingkat depresi pada ibu rumah tangga di Yogyakarta. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara KDRT dengan tingkat depresi pada ibu rumah tangga. Semakin tinggi KDRT yang diterima maka tingkat depresi yang dialami oleh ibu rumah tangga semakin tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang berdomisili di Yogyakarta. Skala atau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala BDI (Beck Depression Inventory) yang pernah digunakan dalam penelitian Jumeriah (2008) dan skala KDRT yang disusun sendiri oleh peneliti. Skala BDI berjumlah 21 aitem dan disusun berdasarkan aspek-aspek depresi menurut Beck (1985). Sementara skala KDRT berjumlah 28 aitem disusun berdasarkan aspek-aspek KDRT menurut Wahab (2006) dalam (PKDRT) No.23 Tahun 2004. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 16.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan positif antara KDRT dengan tingkat depresi pada ibu rumah tangga. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan nilai nilai r= 0,467 dengan p= 0,000 (p<0,01) yang artinya ada hubungan positif yang signifikan antara KDRT dengan tingkat depresi pada ibu rumah tangga.
Collections
- Psychology [582]
