Optimasi Algoritma Genetika Rantai Pasok “Vendor Managed Inventory” yang Melibatkan Kerusakan Bahan Baku dan Produk
Abstract
Persaingan ekonomi saat ini bukan lagi antar perusahaan namun antar rantai pasok. Dalam hal ini bahan baku menjadi pertimbangan yang sangat penting khususnya yang memproduksi produk makanan yang mudah rusak (deteriorating). Bahan baku yang deteriorating seperti tepung terigu yang digunakan untuk menghasilkan pasta beku yang juga deteriorating. Penelitian ini mempelajari tentang Manajemen persediaanmengelola bahan baku dan produk yang deterioratingsehingga meminimalkan total biaya inventori yang ada. Asumsi asumsi yang dipakai dalam penelitian ini permintaan retail adalah deterministik. Tingkat kerusakan dari bahan baku yang berupa tepung terigu adalah 0,02%. Sedangkan tingkat kerusakan produk yang dihasilkan berupa pasta beku adalah 0,03%. Variabel keputusan yang dipakai yaitu keadaan siklus pengisian umum dan frekuensi pengisian dari bahan baku. Dalam penelitian ini dipakai singlevendordan single retail dalam mengelola bahan baku dan produknya. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan menggunakan VMI didapatkan total biaya inventori sebesar 522651 USD. Kemudian dari model yang ada dilakukan optimasi menggunakan Algoritma Genetika (AG).Sehingga menghasilkanpenurunan total biaya inventori sebesar 503387 USD. Penurunan total biaya inventori ini dapat memberikan peningkatan keuntungan vendor dan retailer sebesar 3,8%.
Collections
- Industrial Engineering [2915]
