Pengembangan Model Manajemen K3 Listrik Pada UKM untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja
Abstract
Dibalik manfaatnya yang penting, listrik juga dapat menjadi sumber bahaya bagi manusia karena dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran, sengatan arus listrik dan pengaruh medan magnet listrik terhadap kesehatan pekerja. Bahaya listrik di industri kecil sebenarnya dapat dilihat dengan jelas namun permasalahan yang sering terjadi di setiap industri kecil adalah tidak adanya kesadaran baik dari pekerja maupun perusahaan untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Pada penelitian ini, faktor-faktor penghambat implementasi K3 listrik di industri kecil diidentifikasi untuk selanjutnya dikembangkan sebuah model strategi agar implemntasi K3 listrik pada industri kecil dapat dillakukan. Hasilnya Strategi manajemen K3 berdasarkan Tahapan Manajemen K3 listrik adalah Kebijakan K3 Listrik (Standar K3 listrik sesuai undang-undang K3 listrik, Program Sosialisasi dari Pemerintah), Perencanaan (Peraturan K3 listrik tertulis, SOP Pra dan Pasca Pekerjaan, Peraturan menggunakan Alat Pelindung Diri, Struktur kepengurusan K3 listrik yang terdiri dari pekerja perusahaan), Pelaksanaan dan Operasi (Program Pelatihan K3 Listrik, Program pelatihan khusus penggunaan alat Beresiko listrik, Pelatihan menggunakan APAR, Reward dari Pemerintah untuk perusahaan yang menerapkan K3 listrik, Sanksi hukum untuk perusahaan yang tidak menerapkan K3 listrik, Perbaikan instalasi lisrik sesuai standar K3 Listrik, Fasilitas P3KProgram Pelatihan P3K, Poster dan Spanduk pada dinding Perusahaan, Stiker pada mesin dan tempat yang memiiki bahaya listrik), Pemeriksaan (Jadwal Pemeliharaan Peralatan Keselamata), Audit dan Evaluasi (Continous Improvement K3 listrik).
