• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Upaya Gerakan Perempuan Lokal Pada Konflik Ekologi Pertambangan Wadas Pada Tahun 2018-2025

    Thumbnail
    View/Open
    22323296.pdf (1.656Mb)
    Date
    2026
    Author
    Salsabila, Tiara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konflik ekologi di Desa Wadas merupakan bentuk eksploitasi sumber daya alam akibat dari proyek pertambangan yang tidak sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Proyek tersebut akan mengancam bentang alam dan kekayaan hayati di Desa Wadas, serta kelangsungan hidup masyarakat lokal akan terancam hilang. Kekhawatiran masyarakat terhadap resiko penambangan tersebut mendorong masyarakat lokal khususnya perempuan untuk membentuk gerakan penolakan yaitu, Wadon Wadas. Upaya yang dilakukan perempuan lokal lahir atas kesadaran perempuan untuk memperjuangkan hak hidup, serta hubungan erat antara perempuan dan alam Wadas. Penelitian ini menggunakan konsep Ecofeminist Philosophy yang dikembangkan oleh Karen J. Warren melalui tiga aspek: (1) feminism yang muncul pada peran perempuan melindungi dan menjaga alam; (2) alam, ilmu pengetahuan terutama ekologi ilmiah, pembangunan, dan teknologi yang saling berhubungan untuk mengakomodasikan keprihatinan ekologis dan lingkungan yang diajukan oleh feminis dan masyarakat lokal; (3) perspektif lokal yang menekankan pada peran perspektif masyarakat lokal dalam analisis dan solusi terhadap isu-isu lingkungan dan gender. Upaya gerakan Wadon Wadas dalam konflik ekologi pertambangan tidak terlepas dari tiga aspek filsafat ekofeminisme. Penelitian ini menemukan bahwa aspek-aspek filsafat ekofeminisme muncul dalam studi kasus konflik ekologi pertambangan di Desa Wadas meski masih menjadi catatan bahwa konteks teknologi dan pembangunan tidak sejalan dengan aspek yang terkait.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63118
    Collections
    • International Relations [940]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV