Segmentasi Strategis Kesiapan Digital UMKM Yogyakarta Berbasis Model UTAUT 2 Menggunakan Algoritma K-Means Clustering
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kesiapan digital Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menggunakan aplikasi
pencatatan keuangan digital BukuWarung. Pendekatan yang digunakan adalah model
UTAUT2 untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi,
dengan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan karakteristik kesiapan
digital pelaku UMKM. Variabel yang dianalisis meliputi Effort Expectancy (EE), Social
Influence (SI), dan Facilitating Conditions (FC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
data terbagi ke dalam dua cluster dengan nilai silhouette score sebesar 0,38 yang
menunjukkan struktur pengelompokan cukup memadai. Cluster pertama terdiri dari
UMKM dengan tingkat kesiapan digital rendah, ditandai oleh nilai rata-rata EE, SI, dan
FC yang rendah, sehingga memerlukan peningkatan literasi digital, pendampingan
intensif, serta dukungan infrastruktur. Cluster kedua menunjukkan tingkat kesiapan
digital lebih tinggi dengan nilai EE, SI, dan FC yang relatif tinggi, sehingga strategi
difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan teknologi, penguatan ekosistem digital, dan
pengembangan kapasitas lanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan digital
UMKM bersifat heterogen dan memerlukan pendekatan strategi yang tersegmentasi agar
transformasi digital dapat berjalan lebih efektif, meningkatkan daya saing, serta
mendukung keberlanjutan usaha di era ekonomi digital.
Collections
- Industrial Engineering [2915]
