| dc.description.abstract | Kawasan Legolan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami
perkembangan permukiman dan perubahan tata guna lahan yang berdampak pada kinerja sistem
drainase. Permasalahan utama adalah belum tersedianya saluran drainase di beberapa ruas jalan
seperti Gang Kantil dan Gang Melati yang terhubung dengan Jalan Ngemplak, sehingga
menyebabkan genangan air saat hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas sistem
drainase eksisting, menghitung debit limpasan, serta merencanakan dimensi saluran baru untuk titik-
titik yang belum memiliki drainase.
Metode penelitian mencakup analisis hidrologi dan hidraulika. Analisis hidrologi
menggunakan data curah hujan maksimum harian tahunan periode 2009–2023 dari tiga stasiun hujan
terdekat. Distribusi frekuensi dilakukan dengan metode Log Pearson Tipe III yang teruji sesuai
melalui uji Chi-Kuadrat. Intensitas hujan dihitung dengan rumus Mononobe, dan debit limpasan
dihitung dengan metode rasional. Analisis hidraulika meliputi perhitungan kapasitas saluran
eksisting berdasarkan dimensi dan kemiringan saluran draianse.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam saluran yang ditinjau, tiga saluran yaitu AB,
CB, dan BE tidak memiliki drainase sama sekali, sementara tiga saluran lainnya yaitu CD, DE, dan
EF memiliki kapasitas yang memadai. Perencanaan dimensi saluran baru untuk saluran AB, CB, dan
BE menghasilkan desain dengan lebar masing-masing saluran yaitu 0,32 m, 0,32 m, dan 0,38 m
serta kedalaman saluran yaitu 0,44 m, 0,44 m, dan 0,49 m yang telah dilengkapi tinggi jagaan. | en_US |