• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Capaian Nilai Pre-pendidikan Klinik (Predik) dan Efikasi Diri Dokter Muda Pada Stase Pertama Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    22711118.pdf (4.054Mb)
    Date
    2026
    Author
    Fadda, Insania Assyifa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Masa transisi dari pendidikan akademik ke tahap profesi merupakan fase kritis yang memerlukan kesiapan kompetensi dan psikologis. Salah satu indikator kesiapan tersebut adalah capaian nilai keterampilan kilnis di akhir pembelajaran program Sarjana. Pre-Pendidikan Klinik (PREDIK) merupakan ujian keterampilan klinis di akhir program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Islam.Kesiapan mahasiswa memasuki Program Profesi dapat berkaitan dengan tingkat efikasi diri. Namun, hubungan antara keberhasilan ujian ketrampilan klinis di akhir Program Sarjana dan keyakinan diri di awal stase Program Profesi masih perlu dikaji lebih lanjut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara capaian nilai Pre-Pendidikan Klinik (PREDIK) dan efikasi diri dokter muda pada stase pertama di Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah 38 dokter muda FK UII yang memenuhi kriteria inklusi. Data capaian nilai PREDIK diperoleh melalui nilai OSCE semester akhir jenjang S1, sedangkan efikasi diri diukur menggunakan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSES). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Berdasarkan hasil analisis, terdapat variasi hubungan antara capaian nilai predik pada ketiga station dengan tingkat efikasi diri dokter muda. Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara capaian nilai pada Station 1 (Respirasi) dan Station 2 (THT-KL) dengan efikasi diri. Namun, pada Station 3 (Neurologi) ditemukan hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan korelasi yang tergolong kuat, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi capaian nilai pada station tersebut, semakin tinggi tingkat efikasi diri dokter muda saat memasuki tahap pendidikan klinik. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara capaian nilai predik dan efikasi diri dokter muda bervariasi pada setiap station OSCE. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara capaian nilai pada Station 1 (Respirasi) dan Station 2 (THT-KL) dengan tingkat efikasi diri. Namun, pada Station 3 (Neurologi) terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan korelasi yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi capaian nilai pada Station Neurologi, semakin tinggi pula tingkat efikasi diri dokter muda saat memasuki tahap pendidikan klinik.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63074
    Collections
    • Medical Education [2934]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV