• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Mlati 1

    Thumbnail
    View/Open
    22711056.pdf (1.979Mb)
    Date
    2026
    Author
    Samsupryiadi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Indonesia menduduki peringkat kedua kasus TBC terbanyak di dunia, di mana Puskesmas Mlati 1 memiliki jumlah suspek tertinggi di wilayahnya. Indeks Massa Tubuh (IMT) sangat krusial karena status gizi buruk memperlemah sistem imun dan menghambat penyembuhan, sehingga perlu dipastikan hubungannya dengan keberhasilan pengobatan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk memastikan dan menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mlati 1. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif analitik dengan data sekunder rekam medis Puskesmas Mlati 1 Sleman tahun 2024 dan 2025. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan fisher exact test, dan uji multivariat dengan regresi logistic. Hasil: Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara status gizi, usia, dan jenis kelamin dengan keberhasilan pengobatan TB paru. Status gizi normal–overweight memiliki persentase kesembuhan 70,8% (p=0,438; OR=1,943), usia pralansia–lansia 88,9% (p=0,212; OR=5,714), dan laki-laki 71,4% (p=0,471; OR=0,560); seluruhnya menunjukkan kecenderungan peluang sembuh lebih besar pada kelompok tertentu, namun tidak signifikan secara statistik. Simpulan: Tidak ada hubungan signifikan antara IMT dan keberhasilan pengobatan TB paru (H0 diterima). Namun, pasien dengan status gizi normal menunjukkan peluang kesembuhan tertinggi, sehingga gizi seimbang tetap mendukung efektivitas terapi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63065
    Collections
    • Medical Education [2934]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV