• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi ASEAN Convention Against Trafficking In Persons (Actip) Dalam Penanggulangan Perdagangan Manusia Berbasis Digital di Indonesia dalam Perspektif Hukum Islam

    Thumbnail
    View/Open
    24913012.pdf (2.704Mb)
    Date
    2026
    Author
    Setyaningsih, Nur Rachmah Catur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan teknologi digital melahirkan pola baru perdagangan manusia yang memanfaatkan media daring untuk perekrutan, pengendalian, dan eksploitasi korban sehingga fenomena ini menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan dan martabat manusia. Kajian ini berfokus pada implementasi ASEAN Convention Against Trafficking in Persons (ACTIP) dalam penanggulangan perdagangan manusia berbasis digital di Indonesia melalui perspektif Hukum Islam, dengan tujuan menilai efektivitas penerapannya, mengidentifikasi kendala dalam penegakannya pada konteks kejahatan berbasis digital, dan merumuskan penguatan kebijakan melalui integrasi maqashid syariah, prinsip sadd ad- dzari’ah, serta konsep ta’zir. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui telaah ACTIP, UU No. 21 Tahun 2007, serta literatur Hukum Islam terkait perlindungan kemanusiaan. Hasil kajian menunjukkan ACTIP menyediakan kerangka kerja sama regional pada pencegahan, perlindungan korban, penuntutan pelaku, dan kolaborasi lintas negara, tetapi implementasinya masih terkendala koordinasi antarlembaga, kapasitas penanganan bukti digital, kesenjangan sumber daya, dan kesulitan pelacakan jaringan transnasional. Perspektif Hukum Islam menegaskan media digital sebagai wasilah, sedangkan ‘illat berada pada tindakan eksploitasi yang merusak jiwa, kehormatan, harta, dan keturunan, sehingga dibutuhkan upaya pencegahan dan pemberian sanksi yang bersifat adaptif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63041
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1824]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV