Algoritma Rekomendasi E-commerce dan Impulsive Buying Gen-z Analisis Perspektif Ekonomi Islam
Abstract
Perkembangan e-commerce di Indonesia telah mendorong perubahan perilaku konsumsi
masyarakat, khususnya pada Generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi digital. Salah
satu fitur utama dalam platform e-commerce adalah algoritma rekomendasi, yaitu sistem
yang menampilkan produk secara personal berdasarkan histori pencarian dan perilaku
pengguna. Meskipun algoritma ini memudahkan konsumen dalam menemukan produk,
keberadaannya juga berpotensi memicu perilaku impulsive buying atau pembelian impulsif,
yaitu pembelian spontan tanpa perencanaan yang didorong oleh emosi sesaat. Dalam konteks
konsumen Muslim, perilaku konsumsi tidak hanya dinilai dari aspek ekonomi, tetapi juga
harus sesuai dengan prinsip-prinsip konsumsi dalam Ekonomi Islam seperti maslahah,
wasathiyah, serta larangan israf dan tabdzir.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana algoritma rekomendasi e-commerce
memicu perilaku impulsive buying pada mahasiswa Muslim Generasi Z Universitas Islam
Indonesia Yogyakarta serta mengevaluasi perilaku tersebut berdasarkan prinsip konsumsi
dalam Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan
mahasiswa Muslim Generasi Z pengguna aktif e-commerce. Analisis data dilakukan dengan
teknik thematic analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma rekomendasi berperan sebagai stimulus
digital yang memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa melalui personalisasi produk, flash
sale, notifikasi promo, urgensi waktu, dan FOMO (fear of missing out), sehingga mendorong
pembelian impulsif. Temuan penelitian menghasilkan enam tema utama, yaitu: (1) persepsi
mahasiswa terhadap algoritma rekomendasi, (2) algoritma sebagai stimulus emosional, (3)
manifestasi perilaku impulsive buying, (4) rasionalisasi dan pembenaran pembelian, (5)
evaluasi impulsive buying berdasarkan prinsip konsumsi Ekonomi Islam, dan (6) strategi
kontrol diri mahasiswa Muslim dalam menghadapi algoritma. Dalam perspektif Ekonomi
Islam, impulsive buying dinilai berpotensi mengarah pada perilaku israf dan tabdzir apabila
tidak didasarkan pada kebutuhan dan maslahah, meskipun mahasiswa menunjukkan
kesadaran religius serta upaya pengendalian diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
algoritma rekomendasi e-commerce tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membentuk pola
konsumsi mahasiswa Muslim Generasi Z. Oleh karena itu, literasi digital dan penguatan
etika konsumsi Islami menjadi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi digital
berbasis algoritma.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
