Pengembangan Ekowisata Sungai Mudal Kulon Progo Ditinjau dari Perspektif Islamic Social Entrepreneurship
Abstract
Ekowisata merupakan sektor strategis yang mengedepankan
pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Namun, dalam praktiknya ekowisata sering menghadapi dilema
antara pencapaian keuntungan ekonomi dan keberlanjutan
lingkungan serta budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
konsep pengelolaan Ekowisata Sungai Mudal Kulon Progo ditinjau
dari perspektif Islamic Social Entrepreneurship. Ekowisata Sungai
Mudal berlokasi di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan
Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
studi kasus, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap nilai,
proses, dan praktik pengelolaan ekowisata berbasis prinsip-prinsip
Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekowisata Sungai
Mudal telah mengintegrasikan beberapa aspek Islamic Social
Entrepreneurship, di antaranya: amar ma'ruf nahi munkar, aspek
kesejahteraan masyarakat, kewajaran dan kesetaraan, konsep al-
falah, pengembangan nilai sosial, aspek khalifah dalam pengelolaan
sumber daya alam dan manusia, keadilan dan keseimbangan,
kesejahteraan dan jaminan sosial, serta jihad ekonomi. Meskipun
ekowisata ini belum sepenuhnya berorientasi sebagai wisata ramah
muslim, konsep dan penerapannya sejalan dengan nilai-nilai ajaran
Islam. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur
Ekonomi Islam, khususnya dalam penerapan Islamic Social
Entrepreneurship pada sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Collections
- Master of Islamic Studies [1789]
