• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaan Kematangan Emosi Berdasarkan Urutan Kelahiran (Birth Order) pada Remaja

    Thumbnail
    View/Open
    04320137.pdf (3.642Mb)
    Date
    2008
    Author
    Hapsari, Citra Widi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya keterkaitan antara kematangan emosi terhadap urutan kelahiran. Asumsi awal yang diajukan adalah ada keterkaitan antara kematangan emosi terhadap urutan kelahiran dimana anak tengah lebih matang dibandingkan anak sulung dan bungsu, dan anak sulung lebih matang dibandingkan anak bungsu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas satu dan dua di Semarang yang berusia 14-18 tahun, memiliki saudara kandung maksimal empat bersaudara, laki-laki dan perempuan. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Random berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Data diungkap dengan menggunakan self report berbentuk skala, yaitu skala kematangan emosi yang disusun berdasarkan teori dari Scheneiders (1964), terdiri dari 38 aitem dengan koefisien validitas skala ini bergerak antara 0,263-0,756 serta koefisien Alpha sebesar 0,906. Uji asumsi yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a). uji normalitas, teknik yang digunakan adalah uji z dari kolmogorov-smirnov, dengan nilai KS-Z sebesar 0,729 dan nilai p sebesar 0,662 > 0,05 untuk skala kematangan emosi, maka variabel kematangan emosi memiliki sebaran normal, b). uji homogenitas, nilai F pada Levene Statistic adalah 0,625 dan nilai p sebesar 0,430 > 0,05, maka variabel kematangan emosi memiliki sebaran yang homogen. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis varians satu jalur (one-way anava). Perhitungannya dilakukan dengan program SPSS 12.0 for windows. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan antara kematangan emosi responden dengan urutan kelahiran. Koefisien perbedaan kematangan emosi berdasarkan urutan kelahiran, diperoleh bahwa nilai F = 0,47 dengan tingkat signifikansi = 0,954 (p > 0,05). Mean yang diperoleh pada masing-masing urutan yaitu anak sulung sebesar 118,40, anak tengah sebesar 117,86, dan anak bungsu sebesar 118,44. jadi hipotesis dalam penelitian ini ditolak.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62989
    Collections
    • Psychology [329]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV