Analisis Struktur Rafter Menggunakan Profil Baja Iwf dan Variasi Bentang Panjang pada Bangunan Visitor Management di Karawang
Abstract
Perkembangan sektor konstruksi dan meningkatnya permintaan bangunan baja di Indonesia,
khususnya di kawasan industri seperti Karawang, mendorong kebutuhan akan struktur yang efisien,
kuat, dan aman, di mana konstruksi rangka baja digunakan pada bangunan industri dan fasilitas
pelayanan publik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis rafter pada bangunan Visitor Management
(existing) dengan variasi bentang untuk menentukan kekuatan dan stabilitasnya, sekaligus
mendukung upaya keberlanjutan melalui penggunaan baja yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Penelitian ini mengacu pada SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019 untuk pembebanan serta
SNI 1729:2020 untuk analisis kapasitas balok rafter dengan pemodelan dibantu dengan software
SAP2000. Data penelitian menggunakan dua model yaitu model 1 (existing) dengan bentang 11
meter dan model 2 dengan variasi bentang 11 meter sampai 22 meter.
Hasil analisis kapasitas rafter pada model 1 (existing) dan model 2 dengan profil IWF
350.175.7.11 dan profil IWF 400.200.8.13 memiliki nilai momen kapasitas 209370903 Nmm dan
320202048 Nmm secara berurut. Evaluasi interaksi lentur dan geser pada model 1 (existing)
menunjukkan kondisi aman sedangkan untuk model 2, kedua profil juga memenuhi persyaratan
kekuatan, dengan trendline nilai interaksi meningkat seiring pertambahan bentang. Dari sisi
lendutan, model 1 (existing) dinyatakan aman namun pada model 2, lendutan meningkat signifikan
dengan bertambahnya bentang. Profil IWF 350.175.7.11 hanya memenuhi syarat lendutan hingga
penambahan bentang 65% existing atau bentang 18,5 meter. Pada profil IWF 400.200.8.13 juga anya
memenuhi syarat lendutan hingga penambahan bentang 96% existing atau bentang 21,56 meter
dengan sudut rafter yang sama.
Collections
- Civil Engineering [4777]
