Koping Religius dan Resiliensi pada Siswa Remaja Boarding School
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping religius dan resiliensi pada siswa remaja. Asumsi yang diajukan bahwa ketika koping religius memiliki tingkat yang tinggi, maka tinggi pula tingkat resiliensi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa Salafiyyah, Desa Tanggul Asri, Kabupaten Grobogan, Semarang. Terdapat sebanyak 59 subjek yang sesuai dengan kriteria penelitian, yaitu siswa yang mengikuti program sekolah reguler dan sekolah pesantren. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiliensi mengadaptasi skala oleh Wagnild & Young (Wagnild & Young, 1993) dan koping religius yang mengadaptasi skala Boudreaux (Bruce, 2011). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Product Moment Pearson. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa koping religius berkorelasi dengan resiliensi dengan nilai koefisien r = 0.596 dan p = 0.000 (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara koping religius dan resiliensi. Semakin tinggi nilai koping religius, maka semakin tinggi pula resiliensi pada siswa-siswi remaja boarding school, berlaku pula sebaliknya, yaitu ketika koping religius bernilai rendah, maka rendahlah nilai resiliensinya.
Collections
- Psychology [319]
