Perancangan Lean Production System dengan Pendekatan Value Stream Mapping dan Simulasi untuk Meningkatkan Produktivitas: Studi Kasus Final Regulation PT. Yamaha Indonesia
Abstract
Keberhasilan sebuah sistem produksi pada perusahaan manufaktur dapat diukur dengan produktivitasnya. Sebagai bentuk usaha untuk terus memperbaiki sistem produksi, pada periode 194 PT. Yamaha Indonesia memberikan suatu proyek VSM & IE kepada setiap kelompok kerja dengan tujuan peningkatan produktivitas hingga 15% untuk kabinet atau produk assembly dan 30% untuk kabinet atau produk non assembly. Kelompok kerja Final Regulation merupakan salah satu kelompok assembly kerja di Departement Assembly yang diberikan proyek VSM & IE. Oleh karena itu tujuan penelian ini adalah meningkatkan produktivitas kelompok kerja Final Regulation dengan perancangan lean production system dengan pendekatan value stream mapping dan simulasi. Hasil analisa pada current state map menunjukan terdapat delapan pemborosan antara lain yaitu piano tanpa top board, pengangkatan top board pada proses fixing top board berulang 3 kali, pemasangan/pengeboran lid prop cup dilakukan tanpa jig, pengeleman key front rail satu- persatu, skill operator baru, proses level damper dilakukan dengan postur tidak ergonomi, letak peralatan dan bahan sostuenuto hanya pada 1 box, dan letak peralatan proses levelling of damper sulit dijangkau. Untuk menghilangkan pemborosan tersebut diberikan usulan tindakan perbaikan dengan prinsip kaizen yang kemudian digambarkan dengan propose state map. Current state map dan propose state map kemudian dievaluasi dengan simulasi dan beberapa skenario untuk mengetahui dampak usulan perbaikan perbaikan. Hasil simulasi menunjukan adanya peningkatan produktivitas pada current state map, propose state map, skenario 1 dan skenario 2. Peningkatan produktivitas tertingi terdapat pada skenario 2 yaitu 23% dengan nilai produktivitas 0.33 unit/orang/jam.
Collections
- Industrial Engineering [2908]
