| dc.description.abstract | Lereng stabil yang berada dipinggir jalan menjadi salah satu faktor kenyamanan jalan untuk dilalui karena pengguna jalan akan merasa aman jika mengetahui tidak akan terjadi longsor pada lereng tersebut. Penelitian pada daerah Kab. Kulon Progo Jln. Nanggulan - Girimulyo bertujuan untuk mengetahui jenis tanah pada lereng dan kestabilan lereng serta merencanakan dimensi dinding penahan tanah yang mampu menahan lereng dari berbagai pengaruh seperti gempa dan muka air tanah. Stabilitas dinding penahan tanah dinyatakan dengan nilai SF (Safety Factor). Nilai SF yang ditinjau yaitu Safety Factor terhadap guling (SF overtuning), Safety Factor terhadap geser (SF sliding), dan Safety Factor terhadap daya dukung (SF bearing capacity). Penelitian dimulai dengan mengambil sampel tanah pada lereng lalu diuji di laboratorium, lalu dilanjutkan dengan mengukur topografi lereng di lapangan, setelah data parameter tanah dan topografi lereng didapatkan kemudian data dimasukkan ke dalam program Plaxis, lereng dimodelkan dalam tiga bentuk, model geometri lereng asli, lereng dengan sudut 90°, dan lereng dengan dinding penahan tanah dan tiang pancang, dengan penambahan beban gempa dan dua elevasi muka air tanah lalu dilanjutkan dengan analisis stabilitas dinding penahan tanah yang aman dan mampu mendukung berbagai pengaruh yang terjadi pada lereng dengan metode manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah lereng berjenis lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi, mempunyai nilai kohesi (c) dan sudut gesek dalam (9) sebesar masing-masing 24,62 kN/m3 dan 12,67°, dan kestabilan lereng terhadap gempa dan dua elevasi muka air tanah yang berbeda ditunjukan dengan nilai SF muka air tinggi dan SF muka air rendah yang didapat dari analisis program Plaxis masing-masing sebesar 1,8305 dan 1,4937. Hasil analisis yang dilakukan secara manual pada analisis stabilitas dinding penahan tanah ditambah tiang pancang yang menahan lereng dari beban statik dan beban dinamik yang terjadi, dengan dimensi H= 9, Bbawah 5, Batas 1,5, dan kedalaman tiang pancang sebesar 20 m, nilai SF dinding penahan tanah yang menahan lereng dari beban gempa dan muka air tanah dengan metode Mononobe-Okabe masing-masing adalah sebesar SF overtuning = 2,330, SF sliding = 2,270, dan SF bearing capacity = 4,091. Dari hasil analisis dapat diketahui tanah pada lereng berjenis lempung organik dan lereng relatif stabil dalam menahan beban yang terjadi akibat pengaruh gempa dan dua elevasi muka air tanah yang berbeda, dan dari analisis dinding penahan tanah dengan dimensi H= 9, Bbawah = 5, dan Batas = 1,5 sudah mampu menahan lereng dari berbagai pengaruh seperti gempa dan muka air tanah. | en_US |