| dc.description.abstract | Latar Belakang: Malaria masih menjadi masalah kesehatan global terutama di
wilayah endemis Indonesia. Infeksi Plasmodium dapat memicu respons inflamasi
sistemik serta perubahan parameter hematologi seperti hemoglobin (Hb) dan
Systemic Inflammatory Response Index (SIRI). Namun, hubungan jenis infeksi
Plasmodium dengan nilai SIRI masih terbatas diteliti.
Tujuan: Mengetahui hubungan jenis infeksi Plasmodium malaria dengan kadar
hemoglobin dan nilai SIRI pada pasien malaria di RSUD Sepaku Kabupaten
Penajam Paser Utara.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional
menggunakan data rekam medis pasien malaria periode 2022–2025. Sampel
sebanyak 85 subjek dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis
statistik menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact dengan nilai signifikansi
p<0,05.
Hasil: Mayoritas subjek terinfeksi Plasmodium vivax (60%). Sebanyak 34,1%
subjek mengalami anemia. Tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis infeksi
Plasmodium dengan kadar Hb (p=0,627). Analisis hubungan jenis infeksi
Plasmodium dengan nilai SIRI menunjukkan hasil tidak bermakna secara statistik
(p=0,700). Analisis ROC menunjukkan nilai AUC SIRI yang rendah dalam
membedakan jenis infeksi Plasmodium.
Simpulan: Jenis infeksi Plasmodium tidak berhubungan secara signifikan dengan
kadar Hb maupun nilai SIRI pada pasien malaria di RSUD Sepaku. Nilai SIRI lebih
merefleksikan respons inflamasi umum dibandingkan indikator spesifik jenis
Plasmodium. | en_US |