Keterampilan Sosial dan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Remaja Puteri
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dengan kecenderungan perilaku bullying. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan antara keterampilan sosial dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja puteri. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswi kelas XI SMA yang berusia 15-17 tahun. Pengambilan data menggunakan dua skala berdasar aspek keterampilan sosial menurut Hughes & Cavell (Cartledge & Milburn, 1995) dan aspek perilaku bullying menurut Astuti (2008). Sebaran data dalam penelitian ini terdistribusi secara normal dengan koefisien KS-Z = 0.788 dan p = 0.564 untuk skala keterampilan sosial, begitu juga dengan skala kecenderungan perilaku bullying yang menghasilkan koefisien KS-Z = 0.737 dan p = 0.649. Keterampilan sosial dan kecenderungan perilaku bullying pada remaja puteri memiliki hubungan yang linier dengan koefisien p = 0.000 . Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik product moment dari Pearson. Hasil uji korelasi menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara keterampilan sosial dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja puteri dan memperoleh sumbangan efektif dengan koefisien $r^2$ = 0.680. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan sosial secara efektif berkontribusi sebesar 68 % terhadap kecenderungan perilaku bullying pada remaja puteri
Collections
- Psychology [323]
