Peran Kecerdasan Emosional Sebagai Moderator Antara Keterlibatan Ayah dan Kepercayaan Diri pada Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran kecerdasan emosional sebagai mediator dalam
hubungan antara keterlibatan ayah dan kepercayaan diri pada mahasiswa. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode self-report dengan
melibatkan 201 mahasiswa S1/D4, terdiri dari 89 laki-laki (44,3%) dan 112
perempuan (55,7%), berusia 18 hingga 23 tahun. Data dikumpulkan melalui survei
daring menggunakan media Google Forms, dengan instrumen yang digunakan yaitu
Lauster Self-Confident Scale, Father Involvement Scale (FIS), dan Assesing
Emotional Scale (AES). Analisis dilakukan melalui Jamovi, meliputi uji statistik
deskriptif, pengujian normalitas, multikolinearitas, dan uji hipotesis moderasi.
Hasil penelitian menunjukkan dampak signifikan keterlibatan ayah terhadap
kepercayaan diri mahasiswa (p = 0,002 < 0,05. Namun, interaksi antara keterlibatan
ayah dan kecerdasan emosional tidak signifikan terhadap kepercayaan diri,
sehingga tidak ada efek moderasi (p = 0,686 > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kecerdasan emosional tidak berperan sebagai moderator antara hubungan
keterlibatan ayah dan kepercayaan diri pada mahasiswa, sehingga kecerdasan
emosional tidak memperkuat ataupun memperlemah hubungan antara keterlibatan
ayah dan kepercayaan diri.
Collections
- Psychology [329]
