Analisis Hubungan Waktu Kedatangan di Rumah Sakit dengan Luaran Terapi Jangka Pendek Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Royal Prima Medan
Abstract
Latar belakang : Stroke merupakan penyakit kedua penyebab kematian dan
disabilitas di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penanganan yang cepat dan
akurat di rumah sakit merupakan kunci utama penanganan stroke, khususnya
empat hingga enam jam pertama sejak terjadinya gejala. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui profil waktu kedatanganpasien stroke iskemik di rumah sakit
dan faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengetahui hubungan antara waktu
kedatangan pasien di rumah sakit dengan luaran terapi jangka pendek. Metode:
Penelitian ini dilakukan secara retrospektif observasional dengan menganalisis
hubungan antara waktu kedatangan dan luaran terapi jangka pendek pasien
stroke iskemik di Rumah Sakit Royal Prima (RSRP) Medan. Data rekam medis
pasien stroke iskemik dianalisis untuk melihat pengaruh beberapa faktor
terhadap waktu kedatangan dan profil terapi pengobatan pada pasien RSRP.
Hasil: Dari total 583 pasien stroke iskemik dalam penelitian ini, hanya 15
pasien yang datang di RSRP dalam rentang golden period, dan sebagian besar
(76,67%) datang lebih dari 24 jam setelah mengalami gejala stroke pertama.
Variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan waktu kedatangan pasien
di RSRP adalah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (p-value
=0.008). Obat yang paling banyak diresepkan adalah atorvastatin, cilostazol
dan candesartan. Mayoritas pasien dirawat selama kurang dari 7 hari dan keluar
dari rumah sakit dengan kategori skor modified Rankin scale (mRs) buruk (3-
5). Hasil analisis statistik chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara
waktu kedatangan di rumah sakit dengan lama perawatan (p-value = 0,5843)
dan skor mRs saat keluar rumah sakit (p-value = 0,1683). Kesimpulan :
Kepesertaan JKN berperan sebagai faktor penentu durasi pre-hospital delay,
namun keterlambatan kedatangan tersebut tidak memengaruhi hasil akhir
pengobatan, mengindikasikan perlunya edukasi publik mengenai golden period
stroke tanpa mengabaikan kualitas penanganan medis.
Collections
- Master of Pharmacy [37]
