• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Ekstrak Enzim Kasar oleh Jamur Pelapuk Putih dengan Substrat Limbah Pertanian Sekam Padi

    Thumbnail
    View/Open
    21513172.pdf (2.065Mb)
    Date
    2026
    Author
    Muthmainnah, Annisa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Enzim lakase merupakan enzim ligninolitik yang dihasilkan oleh jamur pelapuk putih dan memiliki kemampuan mengoksidasi senyawa aromatik kompleks, sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam proses bioremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak enzim lakase yang dihasilkan oleh jamur pelapuk putih serta respons awal aplikasinya terhadap tanah tercemar Total Petroleum Hydrocarbon (TPH). Jamur pelapuk putih difermentasi pada media sekam padi yang diperkaya Potato Dextrose Broth (PDB) selama 14 hari pada suhu 30 °C dan kecepatan pengadukan 50 rpm. Aktivitas enzim lakase diukur menggunakan metode spektrofotometri dengan substrat ABTS pada beberapa waktu inkubasi. Data diperoleh melalui pengukuran aktivitas enzim (U/L) dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji statistik non-parametrik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas enzim pada perlakuan jamur cenderung lebih tinggi dibandingkan kontrol pada seluruh waktu pengamatan, dengan peningkatan aktivitas pada waktu inkubasi menengah hingga akhir. Namun, secara statistik perbedaan tersebut tidak signifikan. Ekstrak enzim lakase yang dihasilkan kemudian diaplikasikan pada tanah tercemar TPH dengan waktu inkubasi 3 jam, dan perubahan karakteristik hidrokarbon dianalisis menggunakan metode gravimetri. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur pelapuk putih mampu menghasilkan ekstrak enzim lakase dengan aktivitas yang meningkat seiring bertambahnya waktu inkubasi. Aplikasi ekstrak enzim lakase menunjukkan adanya respons awal terhadap senyawa hidrokarbon, meskipun belum menunjukkan penurunan kadar TPH secara optimal dalam waktu inkubasi yang singkat. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak enzim lakase berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai agen bioremediasi berbasis enzim.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62851
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV