• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Intervensi Musik Vokal dan Instrumental Terhadap Gelombang Kelistrikan Otak dengan Metode Perekaman Elektroensefalografi

    Thumbnail
    View/Open
    22711083.pdf (17.35Mb)
    Date
    2026
    Author
    Andasta, Shella
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Musik merupakan stimulus auditori yang tersusun atas melodi, irama, harmoni, dan tempo, serta memiliki peran penting dalam memengaruhi kondisi emosi dan proses kognitif manusia. Kehadiran musik dalam kehidupan sehari-hari, baik di ruang publik maupun pribadi, menunjukkan bahwa musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai stimulus yang mampu memodulasi aktivitas otak. Perbedaan karakteristik musik, khususnya antara musik vokal dan instrumental, diduga menghasilkan respons neural yang berbeda. Stimulus musik diproses melalui sistem auditori hingga mencapai korteks serebri dan memicu aktivitas listrik otak yang termanifestasi dalam berbagai gelombang otak, yang dapat direkam menggunakan elektroensefalografi (EEG). Tujuan: Mengetahui perbedaan gelombang kelistrikan otak sebelum dan sesudah diberikan intervensi musik vokal dan instrumental berdasarkan hasil rekaman EEG. Metode: Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial (RCT) pre-test post-test. Data EEG yang diperoleh dalam bentuk power spectral dijadikan nilai relative power (RP), setelah itu dilakukan analisis menggunakan SPSS. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dilakukan terlebih dahulu, jika sebaran data normal analisis dilanjutkan menggunakan uji beda t-test berpasangan. Apabila sebaran data tidak normal, analisis menggunakan uji nonparametric Wilcoxon. Tingkat signifikansi ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Total [N = 12] subjek penelitian, 6 subjek pada kelompok instrumental dan 6 subjek pada kelompok vokal. Hasil penelitian membandingkan pre-test dan post- test setiap kelompok instrumental dan vokal mendapatkan nilai p > 0.05 artinya Ha ditolak. Pada kelompok perbandingan post-test terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok vokal dan instrumental. Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan signifikan antara pre- test dan post-test dari gelombang otak pada kelompok intervensi musik instrumental dan musik vokal, kecuali pada gelombang betaL. Pada hasil perbandingan post-test kelompok intervensi musik instrumental dan musik vokal terdapat perbedaan yang signifikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62845
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV