Pengaruh Intervensi Musik Vokal dan Instrumental Terhadap Gelombang Kelistrikan Otak dengan Metode Perekaman Elektroensefalografi
Abstract
Latar Belakang: Musik merupakan stimulus auditori yang tersusun atas melodi,
irama, harmoni, dan tempo, serta memiliki peran penting dalam memengaruhi
kondisi emosi dan proses kognitif manusia. Kehadiran musik dalam kehidupan
sehari-hari, baik di ruang publik maupun pribadi, menunjukkan bahwa musik tidak
hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai stimulus yang mampu
memodulasi aktivitas otak. Perbedaan karakteristik musik, khususnya antara
musik vokal dan instrumental, diduga menghasilkan respons neural yang berbeda.
Stimulus musik diproses melalui sistem auditori hingga mencapai korteks serebri
dan memicu aktivitas listrik otak yang termanifestasi dalam berbagai gelombang
otak, yang dapat direkam menggunakan elektroensefalografi (EEG).
Tujuan: Mengetahui perbedaan gelombang kelistrikan otak sebelum dan sesudah
diberikan intervensi musik vokal dan instrumental berdasarkan hasil rekaman
EEG.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial (RCT)
pre-test post-test. Data EEG yang diperoleh dalam bentuk power spectral
dijadikan nilai relative power (RP), setelah itu dilakukan analisis menggunakan
SPSS. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dilakukan terlebih dahulu, jika
sebaran data normal analisis dilanjutkan menggunakan uji beda t-test
berpasangan. Apabila sebaran data tidak normal, analisis menggunakan uji
nonparametric Wilcoxon. Tingkat signifikansi ditetapkan pada p<0,05.
Hasil: Total [N = 12] subjek penelitian, 6 subjek pada kelompok instrumental dan
6 subjek pada kelompok vokal. Hasil penelitian membandingkan pre-test dan post-
test setiap kelompok instrumental dan vokal mendapatkan nilai p > 0.05 artinya Ha
ditolak. Pada kelompok perbandingan post-test terdapat perbedaan yang
signifikan antara kelompok vokal dan instrumental.
Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan signifikan antara pre-
test dan post-test dari gelombang otak pada kelompok intervensi musik
instrumental dan musik vokal, kecuali pada gelombang betaL. Pada hasil
perbandingan post-test kelompok intervensi musik instrumental dan musik vokal
terdapat perbedaan yang signifikan.
Collections
- Medical Education [2922]
