Show simple item record

dc.contributor.authorFikirahma, Hasna Nuraini
dc.date.accessioned2026-05-22T07:39:29Z
dc.date.available2026-05-22T07:39:29Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62833
dc.description.abstractLatar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian utama di dunia dan Indonesia, dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Pengobatan kanker konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seringkali menimbulkan efek samping berat dan biaya tinggi, sehingga diperlukan alternatif yang aman, efektif, dan terjangkau. Daun jambu biji (Psidium guajava) kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri yang memiliki potensi antikanker dan antioksidan. Stres oksidatif yang dimediasi oleh Reactive Oxygen Species (ROS) memainkan peran kunci dalam perkembangan kanker, sehingga modulasinya menjadi target terapi yang strategis. Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antikanker daun jambu biji (Psidium guajava) dalam mengontrol stres oksidatif berdasarkan bukti-bukti penelitian yang telah ada. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan pencarian artikel pada database PubMed, ScienceDirect, Springer Link, dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli (original research) berbahasa Inggris atau Indonesia yang terbit antara tahun 2015–2025, membahas potensi antikanker daun jambu biji terkait kontrol stres oksidatif. Proses seleksi mengikuti panduan PRISMA- ScR, dan data diekstraksi serta disintesis secara deskriptif. Hasil: Dari 10 artikel yang dianalisis, seluruh artikel menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) memiliki aktivitas antioksidan kuat yang berkorelasi dengan kandungan senyawa fenolik dan flavonoidnya. Ekstrak tersebut menunjukkan efek antikanker melalui mekanisme ganda yaitu pertama, sebagai antioksidan dengan menurunkan ROS untuk mencegah inisiasi kanker dan memberikan efek sitoprotektif. Kedua, sebagai pro-oksidan selektif dengan meningkatkan ROS intraseluler pada sel kanker hingga menginduksi apoptosis melalui disfungsi mitokondria dan aktivasi kaskade caspase. Efektivitasnya dipengaruhi oleh jenis pelarut, metode ekstraksi, dan model sel kanker yang digunakan. Kesimpulan: Daun jambu biji (Psidium guajava) memiliki potensi sebagai agen antikanker yang efektif melalui mekanisme pengendalian stres oksidatif yang selektif dan dualistis. Kemampuannya memodulasi keseimbangan redoks seluler menjadikannya kandidat yang berpeluang dikembangkan sebagai terapi adjuvan atau komplementer dalam penanganan kanker, meskipun keamanan dan dosis tepatnya masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui penelitian pada hewan dan manusia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titlePotensi Antikanker Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) dalam Kontrol Stres Oksidatif: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711099


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record