| dc.description.abstract | Latar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian utama di dunia dan
Indonesia, dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Pengobatan kanker
konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seringkali menimbulkan efek
samping berat dan biaya tinggi, sehingga diperlukan alternatif yang aman, efektif, dan
terjangkau. Daun jambu biji (Psidium guajava) kaya akan senyawa bioaktif seperti
flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri yang memiliki potensi antikanker dan
antioksidan. Stres oksidatif yang dimediasi oleh Reactive Oxygen Species (ROS)
memainkan peran kunci dalam perkembangan kanker, sehingga modulasinya
menjadi target terapi yang strategis.
Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antikanker daun
jambu biji (Psidium guajava) dalam mengontrol stres oksidatif berdasarkan bukti-bukti
penelitian yang telah ada.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan pencarian
artikel pada database PubMed, ScienceDirect, Springer Link, dan Google Scholar.
Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli (original research) berbahasa Inggris atau
Indonesia yang terbit antara tahun 2015–2025, membahas potensi antikanker daun
jambu biji terkait kontrol stres oksidatif. Proses seleksi mengikuti panduan PRISMA-
ScR, dan data diekstraksi serta disintesis secara deskriptif.
Hasil: Dari 10 artikel yang dianalisis, seluruh artikel menunjukkan bahwa ekstrak daun
jambu biji (Psidium guajava) memiliki aktivitas antioksidan kuat yang berkorelasi
dengan kandungan senyawa fenolik dan flavonoidnya. Ekstrak tersebut menunjukkan
efek antikanker melalui mekanisme ganda yaitu pertama, sebagai antioksidan dengan
menurunkan ROS untuk mencegah inisiasi kanker dan memberikan efek sitoprotektif.
Kedua, sebagai pro-oksidan selektif dengan meningkatkan ROS intraseluler pada sel
kanker hingga menginduksi apoptosis melalui disfungsi mitokondria dan aktivasi
kaskade caspase. Efektivitasnya dipengaruhi oleh jenis pelarut, metode ekstraksi, dan
model sel kanker yang digunakan.
Kesimpulan: Daun jambu biji (Psidium guajava) memiliki potensi sebagai agen
antikanker yang efektif melalui mekanisme pengendalian stres oksidatif yang selektif
dan dualistis. Kemampuannya memodulasi keseimbangan redoks seluler
menjadikannya kandidat yang berpeluang dikembangkan sebagai terapi adjuvan atau
komplementer dalam penanganan kanker, meskipun keamanan dan dosis tepatnya
masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui penelitian pada hewan dan manusia. | en_US |