• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perbandingan Efisiensi Waktu, Biaya, dan Sumber Daya Manusia Antara Metode Building Information Modelling (BIM) dan Konvensional pada Tahap Perencanaan Konstruksi (Studi Kasus: Perencanaan Gedung 7 Lantai)

    Thumbnail
    View/Open
    20511105.pdf (3.276Mb)
    Date
    2026
    Author
    Almusthofa, Faruq Abdurrahim
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri konstruksi menghadapi tantangan efisiensi dalam perencanaan proyek, terutama terkait waktu, biaya, dan sumber daya manusia. Metode konvensional yang masih banyak digunakan cenderung memakan waktu lebih lama dan melibatkan proses manual yang kompleks. Sebagai solusi, teknologi Building Information Modeling (BIM) hadir dengan pendekatan digital yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi antara metode konvensional dan metode BIM dalam tahap perencanaan proyek konstruksi gedung 7 lantai yang berlokasi di kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui data perencanaan, perhitungan, wawancara, dan perbandingan efisiensi perencanaan proyek bangunan 7 lantai. Pada penelitian faktor perbandingan meliputi efisiensi waktu, biaya dan sumber daya manusia. Perbandingan ini mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi No. 68 Tahun 2025, Keputusan Wali Kota Yogyakarta Nomor 270 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 33/KPTS/M/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM memberikan efisiensi waktu sebesar 50%, dengan durasi perencanaan hanya 6 bulan dibandingkan 12 bulan pada metode konvensional. Pada sisi biaya, BIM menghasilkan penghematan sebesar 69,9%, yaitu RP 592.945.337 dibandingkan Rp 1.972.095.323 pada metode konvensional. Efisiensi sumber daya manusia juga tercatat sebesar 50%, menunjukkan bahwa BIM mampu menyederhanakan kebutuhan tenaga kerja tanpa mengurangi kualitas hasil. Temuan ini menunjukkan bahwa BIM dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan efektivitas perencanaan proyek konstruksi. Penelitian ini
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62819
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV