Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhana, Ahada
dc.contributor.authorRasid
dc.date.accessioned2026-05-22T03:17:04Z
dc.date.available2026-05-22T03:17:04Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62807
dc.description.abstractButil asetat merupakan salah satu ester yang berperan penting dalam industri kimia, utamanya digunakan sebagai pelarut. Selain itu, juga digunakan dalam proses coating dan painting, sebagai bahan tambahan soft drinks, es krim, dan keju. Butil asetat juga diaplikasikan pada industri farmasi dan bahan tambahan kosmetik, sebagai komponen perasa buatan buah-buahan. Proses produksi butil asetat dari butanol dan asam asetat bekerja secara kontinyu di dalam reaktor alir tangki berpengaduk pada fase cair-cair. Dioperasikan pada suhu 100 °C dan tekanan 1 atm dengan menggunakan katalis asam sulfat. Pabrik dirancang dengan kapasitas 20.000 ton/tahun dengan bahan baku yang dibutuhkan antara lain butanol sebanyak 1872,0587 kg/jam dan asam asetat sebanyak 1379,8959 kg/jam, katalis asam sulfat sebanyak 9,6593 kg/jam. Pabrik bekerja selama 24 jam per hari, 7 hari per minggu, 330 hari per tahun. Pabrik direncanakan didirikan di Gresik, Jawa Timur di atas tanah seluas 22.400 m2 dengan karyawan sejumlah 248 orang. Diperlukan total modal investasi (total capital investmet) yang meliputi modal tetap (fixed capital investment) dan modal kerja (working capital) sebesar Rp 421.890.555.904,00. Total biaya produksi yang dikeluarkan setiap tahun yang terdiri atas biaya pembuatan (manufacturing cost) dan biaya pengeluaran umum (general expense) adalah sebesar Rp 526.435.450.880,00. Keuntungan yang diperoleh sebelum pajak Rp 133.564.563.456,00 dan sesudah pajak sebesar Rp 66.782.281.728,00. Dari analisis kelayakan diperoleh return on investment sebelum pajak 53,47% dan sesudah pajak 26,74%. Pay out time sebelum pajak adalah 1,6 tahun dan sesudah pajak adalah 2,7 tahun. Break even point sebesar 40,45% kapasitas, shut down point sebesar 18,18% kapasitas, serta discounted cash flow rate sebesar 30,60%. Untuk pabrik beresiko rendah, ROI sebelum pajak adalah 44%, POT maksimum sebelum pajak adalah 5 tahun, BEP 40-60%, serta suku bunga di bank berkisar 10,5%. Berdasarkan hasil analisis ekonomi di atas, maka pabrik butil asetat dari butanol dan asam asetat dengan kapasitas 20.000 ton/tahun layak dan dapat didirikan dan patut untuk ditindaklanjuti.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectButil asetaten_US
dc.subjectReaktor alir tangki berpengaduken_US
dc.subjectGresik, Jawa Timuren_US
dc.subjectAnalisis ekonomien_US
dc.subjectAnalisis kelayakanen_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Kimia Butil Asetat dari Butanol dan Asam Asetat Kapasitas 20.000 Ton/Tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10521050
dc.Identifier.NIM12521140


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record