Show simple item record

dc.contributor.authorNovinda, Assyifa Ramadanti
dc.date.accessioned2026-05-21T07:54:15Z
dc.date.available2026-05-21T07:54:15Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62797
dc.description.abstractTingginya angka perceraian dan kompleksitas persoalan rumah tangga di Indonesia menunjukkan adanya persoalan mendasar terkait kesiapan calon pengantin dalam memasuki kehidupan pernikahan. Hal ini menegaskan bahwa pernikahan tidak cukup dipersiapkan secara administratif dan normatif, tetapi memerlukan pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan. Pembinaan pra-nikah menjadi ruang strategis untuk membangun ketahanan spiritual, mental, peran tanggung jawab, dan ekonomi calon pasangan. Namun, kajian pembinaan pra-nikah non-formal berbasis masyarakat yang dianalisis melalui perspektif maqasid syariah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi pembinaan pra-nikah sebagai upaya terwujudnya pertahanan rumah tangga berdasarkan perspektif maqasid syariah, mengkaji model pembinaan pra-nikah di SPN Nurul Asri Yogyakarta, serta menganalisis implikasinya terhadap kesiapan berumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif-analitis dengan maqasid syariah, khususnya al-daruriyyat al-khams, sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan pra-nikah memiliki landasan normatif dan filosofis yang kuat dalam Islam. Model pembinaan pra-nikah di SPN Nurul Asri Yogyakarta diterapkan secara komprehensif dan adaptif, mencakup penguatan spiritual, mental emosional, komunikasi, peran dan tanggung jawab suami istri, serta kematangan ekonomi. Meskipun tidak dirumuskan secara eksplisit dalam terminologi maqasid syariah, strategi yang diterapkan secara substantif selaras dengan prinsip-prinsip maqasid syariah dan berdampak pada meningkatnya kesadaran berumah tangga bagi peserta. Implikasi dari model pembinaan tersebut terlihat pada meningkatnya kesiapan dalam berumah tangga peserta secara holistik, sehingga berpotensi memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi konflik rumah tangga. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan pra-nikah berbasis maqasid syariah strategi yang relevan dan aplikatif dalam penguatan ketahanan keluarga Islam di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembinaan Pra-Nikahen_US
dc.subjectKetahanan Rumah Tanggaen_US
dc.subjectMaqasid Syariahen_US
dc.titlePembinaan Pra-nikah Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan Rumah Tangga Dalam Tinjauan Maqasid Sayriah (Studi di SPN Nurul Asri Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23913006


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record