| dc.description.abstract | Tingginya angka perceraian dan kompleksitas persoalan rumah
tangga di Indonesia menunjukkan adanya persoalan mendasar terkait
kesiapan calon pengantin dalam memasuki kehidupan pernikahan.
Hal ini menegaskan bahwa pernikahan tidak cukup dipersiapkan
secara administratif dan normatif, tetapi memerlukan pembinaan
yang komprehensif dan berkelanjutan. Pembinaan pra-nikah
menjadi ruang strategis untuk membangun ketahanan spiritual,
mental, peran tanggung jawab, dan ekonomi calon pasangan.
Namun, kajian pembinaan pra-nikah non-formal berbasis
masyarakat yang dianalisis melalui perspektif maqasid syariah
masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi
pembinaan pra-nikah sebagai upaya terwujudnya pertahanan rumah
tangga berdasarkan perspektif maqasid syariah, mengkaji model
pembinaan pra-nikah di SPN Nurul Asri Yogyakarta, serta
menganalisis implikasinya terhadap kesiapan berumah tangga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui
wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara
deskriptif-analitis dengan maqasid syariah, khususnya al-daruriyyat
al-khams, sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pembinaan pra-nikah memiliki landasan normatif dan
filosofis yang kuat dalam Islam. Model pembinaan pra-nikah di SPN
Nurul Asri Yogyakarta diterapkan secara komprehensif dan adaptif,
mencakup penguatan spiritual, mental emosional, komunikasi, peran
dan tanggung jawab suami istri, serta kematangan ekonomi.
Meskipun tidak dirumuskan secara eksplisit dalam terminologi
maqasid syariah, strategi yang diterapkan secara substantif selaras
dengan prinsip-prinsip maqasid syariah dan berdampak pada
meningkatnya kesadaran berumah tangga bagi peserta. Implikasi dari model pembinaan tersebut terlihat pada meningkatnya kesiapan
dalam berumah tangga peserta secara holistik, sehingga berpotensi
memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi konflik rumah
tangga. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan pra-nikah
berbasis maqasid syariah strategi yang relevan dan aplikatif dalam
penguatan ketahanan keluarga Islam di Indonesia. | en_US |