| dc.description.abstract | Standardisasi adalah serangkaian parameter, prosedur, dan cara pengukuran yang hasilnya memenuhi syarat standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ekstraksi guna mendapatkan ekstrak daun kangkung darat yang memenuhi persyaratan terstandar dan mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik ekstrak daun kangkung darat serta mengetahui apakah ekstrak daun kangkung darat sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Ekstrak daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) yang diperoleh dari wilayah Gantiwarno, Klaten dimaserasi menggunakan etanol 96%, dan ekstrak diuji berdasarkan parameter spesifik dan non spesifik. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kental daun kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) memiliki nilai parameter spesifik dan non spesifik diantaranya: rendemen 9,36% b/b, ekstrak berbentuk kental, berwarna coklat kehijauan, berbau khas kangkung, rasa asam pahit, kadar senyawa beta karoten 3,2±1,6% b/b, bobot jenis 0,82±0,00, kadar air 11,05±0,13% b/b, kadar abu total 7,10±0,35% b/b, kadar abu tidak larut asam 1,32±0,19% b/b, cemaran logam berat Pb dan Cd <LoD, uji angka cemaran mikroba tidak terdeteksi, uji sisa pelarut etanol negatif. Berdasarkan semua uji parameter spesifik maupun non spesifik menunjukkan ekstrak daun kangkung darat memenuhi standar yang ditetapkan oleh Farmakope Herbal Indonesia, Materia Medika Indonesia, SNI 01-7387-2009, dan SNI 7388-2009 kecuali uji kadar abu tidak larut asam. | en_US |