• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perubahan Imunitas Pada Saluran Cerna Akibat Intermittent Fasting: Sebuah Studi Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711001.pdf (4.264Mb)
    Date
    2026
    Author
    Kautsar, Muhammad Affan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Intermittent fasting (IF) adalah metode pola makan yang mengatur periode antara puasa dan makan secara bergantian, yang diketahui memiliki berbagai manfaat metabolik. Namun, pengaruh IF terhadap sistem imun saluran cerna masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten dan bervariasi. Metode: Studi ini dilakkan dengan menggunakan pendekatan scoping review berdasarkan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada mesin pencarian ProQuest, Scopus, PubMed, SpringerLink, dan ScienceDirect untuk artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2016 hingga 2025. Hasil: Sebanyak 14 artikel dimasukkan dalam sintesis hasil. Hasil menunjukkan bahwa intermittent fasting dapat memengaruhi berbagai parameter imunitas di bagian-bagian saluran cerna, yaitu barier biologi (mikrobiota), barier kimia (lapisan mukus), barier fisik (epitel, protein adesi, permebilitas intestinal), dan lamina propria (inflamasi, sel imun, bakteri patogen). Hasil didapatkan bahwa IF dapat memperbaiki keadaan imunitas saluran cerna pada model kelompok hewan tikus yang sakit jika dibandingkan dengan kelompok yang diberi makan ad libitum (AL), IF tidak memiliki pengaruh pada kelompok tikus yang menjalani IF dibandingkan dengan yang diberi makan AL, dan adanya perbaikan pada kelompok manusia sesudah puasa dibandingkan sebelum berpuasa. Simpulan: Intermittent fasting memiliki potensi untuk memodulasi sistem imun saluran cerna dalam berbagai bagian sistem tersebut. Namun, perbedaan hasil antar studi menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menentukan pola IF yang optimal dan aman sebagai intervensi pendukung dalam kesehatan saluran cerna.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62786
    Collections
    • Medical Education [2934]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV