| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan positif antara penerimaan teman sebaya dengan kebahagiaan pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara penerimaan teman sebaya dengan kebahagiaan pada remaja. Semakin tinggi penerimaan teman sebaya maka kebahagiaan pada remaja akan semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah penerimaan teman sebaya maka kebahagiaan pada remaja akan semakin rendah. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia antara 15-18 tahun, berjenis kelamin laki- laki dan perempuan, duduk di bangku SMA, dan berdomisili di Yogyakarta. Subjek penelitian berjumlah 135 orang, terdiri dari 53 laki-laki dan 82 perempuan. skala yang digunakan dalam penelitian ini dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek-aspek kebahagiaan yang dikemukakan oleh Seligman (2002) dan unsur-unsur penerimaan teman sebaya yang dikemukakan oleh Hurlock (1992). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode korelasi product moment dari Pearson untuk menguji apakah terdapat hubungan antara penerimaan teman sebaya dengan kebahagiaan pada remaja, dengan menggunakan fasilitas program SPSS versi 12,0 sebagai alat bantu analisis secara statistik. Hasil analisis data menunjukan korelasi sebesar r = 0,378 dan p = 0,000 (p < 0,01) yang artinya terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara penerimaan teman sebaya dengan kebahagiaan pada remaja. Jadi hipotesis penelitian diterima. | en_US |