| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kebutuhan aktualisasi diri dengan sikap dalam mengambil keputusan untuk bekerja pada mahasiswa. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kebutuhan aktualisasi diri dengan sikap dalam mengambil keputusan untuk bekerja pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 yang kuliah sambil bekerja sejumlah 61 orang yang terdiri dari 34,4% laki-laki dan 65,6% perempuan. Pemilihan responden dilakukan dengan metode incidental sampling. Data diungkap dengan menggunakan metode skala, di mana skala yang digunakan ada dua yaitu (1) Skala Sikap dalam Mengambil Keputusan yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Mondy,dkk (Anzizhan, 2004), terdiri dari 26 aitem dengan koefisien korelasi aitem total bergerak antara 0.333 – 0.820 serta koefisien korelasi Alpha sebesar 0.919, (2) Skala Aktualisasi Diri yang mengacu pada teori Maslow (Titisari, dkk, 1994) yang terdiri dari 52 aitem dengan koefisien korelasi aitem total bergerak antara 0.254 – 0.835 serta koefisian korelasi Alpha sebesar 0.953. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi Product moment Pearson. Perhitungannya dilakukan dengan program SPSS 12.0 for Windows. Hasilnya menunjukan ada hubungan yang sangat signifikan antara kebutuhan aktualisasi diri dengan sikap dalam mengambil keputusan untuk bekerja pada mahasiswa. Koefisien korelasi sikap dalam mengambil keputusan untuk bekerja dengan kebutuhan aktualisasi diri pada mahasiswa sebesar 0.605 dengan p = 0.000 (p<0.01). Dengan demikian hipotesis penelitian dapat diterima. | en_US |