Show simple item record

dc.contributor.authorKusumawardani, Wijayanti
dc.date.accessioned2026-05-20T02:40:55Z
dc.date.available2026-05-20T02:40:55Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62746
dc.description.abstractLatar Belakang: Gout arthritis merupakan penyakit inflamasi sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat yang disebabkan oleh hiperurisemia kronis. Prevalensinya terus meningkat secara global dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Terapi farmakologis efektif dalam mengendalikan gejala, namun berisiko menimbulkan efek samping jika digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan terjangkau, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman herbal seperti daun kelor (Moringa oleifera L.). Tujuan: Mengetahui potensi daun kelor (Moringa oleifera L.) sebagai terapi gout arthritis. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan scoping review menggunakan panduan Preferred Reporting Items for Scoping Review (PRISMA-ScR). Artikel diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, ProQuest, SpringerLink, Scopus, EBSCO, dan Google Scholar dengan kriteria publikasi tahun 2015–2025. Proses seleksi meliputi tahap identifikasi, skrining, eligibilitas, dan inklusi. Data dari artikel terpilih dianalisis menggunakan tabel ekstraksi data dan disintesis secara deskriptif. Hasil: Sebanyak 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, terdiri dari penelitian in vivo dan penelitian pada manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kelor berpotensi menurunkan kadar asam urat melalui penghambatan aktivitas enzim xantin oksidase serta peningkatan ekskresi asam urat. Efek tersebut diduga berkaitan dengan kandungan berbagai senyawa bioaktif dalam daun kelor yang bekerja melalui mekanisme biologis tertentu. Pada penelitian manusia, intervensi kompres hangat daun kelor menunjukkan penurunan intensitas nyeri sendi pada penderita gout arthritis, terutama pada kelompok lansia. Kesimpulan: Daun kelor (Moringa oleifera L.) berpotensi sebagai terapi pendukung pada gout arthritis berdasarkan bukti penelitian in vivo dan penelitian pada manusia. Namun, diperlukan penelitian klinis terkontrol lebih lanjut untuk memastikan efektivitas, keamanan, serta dosis penggunaan daun kelor pada manusia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleKajian Potensi Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Sebagai Terapi Gout Arthritis: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711045


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record