| dc.description.abstract | Latar Belakang:
Gout arthritis merupakan penyakit inflamasi sendi akibat penumpukan kristal
monosodium urat yang disebabkan oleh hiperurisemia kronis. Prevalensinya terus
meningkat secara global dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup
penderitanya. Terapi farmakologis efektif dalam mengendalikan gejala, namun
berisiko menimbulkan efek samping jika digunakan dalam jangka panjang. Oleh
karena itu, diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan terjangkau, salah
satunya melalui pemanfaatan tanaman herbal seperti daun kelor (Moringa
oleifera L.).
Tujuan:
Mengetahui potensi daun kelor (Moringa oleifera L.) sebagai terapi gout arthritis.
Metode:
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan scoping review menggunakan
panduan Preferred Reporting Items for Scoping Review (PRISMA-ScR). Artikel
diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, ProQuest, SpringerLink,
Scopus, EBSCO, dan Google Scholar dengan kriteria publikasi tahun 2015–2025.
Proses seleksi meliputi tahap identifikasi, skrining, eligibilitas, dan inklusi. Data dari
artikel terpilih dianalisis menggunakan tabel ekstraksi data dan disintesis secara
deskriptif.
Hasil:
Sebanyak 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, terdiri dari
penelitian in vivo dan penelitian pada manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa
daun kelor berpotensi menurunkan kadar asam urat melalui penghambatan
aktivitas enzim xantin oksidase serta peningkatan ekskresi asam urat. Efek
tersebut diduga berkaitan dengan kandungan berbagai senyawa bioaktif dalam
daun kelor yang bekerja melalui mekanisme biologis tertentu. Pada penelitian
manusia, intervensi kompres hangat daun kelor menunjukkan penurunan
intensitas nyeri sendi pada penderita gout arthritis, terutama pada kelompok
lansia.
Kesimpulan:
Daun kelor (Moringa oleifera L.) berpotensi sebagai terapi pendukung pada gout
arthritis berdasarkan bukti penelitian in vivo dan penelitian pada manusia. Namun,
diperlukan penelitian klinis terkontrol lebih lanjut untuk memastikan efektivitas,
keamanan, serta dosis penggunaan daun kelor pada manusia. | en_US |