Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) untuk Meningkatkan Konsep Diri Pada Remaja yang Mengalami Luka Bakar dan Post-Traumatic Stress Disorder Akibat Erupsi Merapi 2010
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas mindfulness based cognitive therapy sebagai suatu alternatif untuk meningkatkan konsep diri pada remaja yang mengalami luka bakar dan PTSD akibat erupsi Merapi 2010. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang, yaitu seorang remaja berusia 17 tahun yang mengalami Combustio grade II - III dengan sebaran luka hingga 38 % yang mengakibatkan cacat fisik pada dirinya dan juga mengalami PTSD akibat erupsi Merapi 2010. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan skala. Penelitian ini adalah penelitian single case experimental design dengan disain penelitian n=1 dan disain pengukuran AB-Follow up. Analisis terhadap data yang diperoleh dalam penelitian ini diukur dengan dua metode yaitu, (1) teknik visual inspection yang menampilkan grafik berdasarkan hasil skor skala konsep diri dan PTSD pada tahap baseline, intervensi, dan follow up yang kemudian dievaluasi, (2) metode analisa kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam dan observasi selama pada tahap asesmen, baseline, intervensi dan follow up. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan konsep diri yang dilihat dari dimensi internal berupa identitas diri sebagai pelaku dan penilai serta dimensi eksternal berupa konsep diri fisik, pribadi, sosial, moral etik, keluarga, akademik. Selain itu juga terjadi penurunan PTSD yang signifikan berdasarkan DSM IV. Hal tersebut sesuai dengan analisis data yang telah dijelaskan pada penelitian ini, sehingga kesimpulannya adalah mindfulness based cognitive therapy dapat meningkatkan konsep diri pada remaja yang mengalami luka bakar dan PTSD akibat erupsi Merapi 2010.
Collections
- Master of Psychology [495]
