• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Konsumsi Nelayan Perspektif Ekonomi Islam (Studi di Desa Lora Kecamatan Mata Oleo Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara)

    Thumbnail
    View/Open
    14913156.pdf (3.885Mb)
    Date
    2017
    Author
    Guruddin, Sitti Rahma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konsumsi dalam Islam memiliki batasan-batasan yang harus diperhatikan selain halal yaitu tidak berlebih-lebihan. Dalam membelanjakan harta terutama dalam berkonsumsi harus dilakukan secara wajar. Islam melihat pada dasarnya perilaku konsumsi dibangun atas dua hal, yaitu kebutuhan (hâjat) dan kegunaan atau kepuasan (manfaat). dalam perspektif ekonomi Islam, dua unsur ini mempunyai kaitan yang sangat erat (interdependensi) dengan konsumsi. Ketika konsumsi dalam Islam diartikan sebagai penggunaan terhadap komoditas yang baik dan jauh dari sesuatu yang diharamkan, maka sudah barang tentu motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan aktifitas juga harus sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi prinsip-prinsip konsumsi pada nelayan di Desa Lora Kecamatan Mata Oleo Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Penelitian ini mengunakan pendekatan sosiologis. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (file research). Penelitian lapangan adalah penelitian empiris yang data dan informasinya diperoleh dari kegiatan di lapangan kerja penelitian. Penelitian ini memaparkan secara praktis tentang Implementasi konsumsi Nelayan di Desa Lora Kecamatan Mata Oleo Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara perspektif ekonomi Islam. Hasil penelitian dapat disimpulkan Implementasi konsumsi nelayan di Desa Lora Kecamatan Mata Oleo Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara sudah sesuai dengan perspektif ekonomi Islam namun prinsi-prinsip konsumsi dalam Islam belum diterapkan secara keseluruhan, yaitu: (1) dalam prinsip keadilan nelayan masih belum sepenuhnya jujur dalam mencari nafkah(2) dalam prinsip kebersihan nelayan melihat kebersihan makanan dengan melihat, mencium, dna merasakana makanan tersebut apakah masih layak untuk di konsusmi. (3) dalam prinsip kesederhanaan nelayan mengurangi konsumsi rokok yang berlebihan ketika pendapatan nelayan menurun akan tetapi nelayan masih menggunakan pendapatannya untuk hal-hal yang melanggar syariat yaitu masih membelanjakan penghasilannya untuk membeli minuman keras/khamar (4) dalam prinsip kemurahan hati nelayan menunjukkan kemurahan hati mereka dengan membagi-bagikan ikan hasil dari tangkapan yang telah ia peroleh (5) prinsip moralitas dalam prinsip ini belum sepenuhnya nelayan menerapkan etika prinsip moralitas yaitu berdoa sebelum dan sesudah makan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62715
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1789]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV