| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji potensi bakteri asam laktat (BAL) hasil fermentasi ampas
teh sebagai pangan probiotik. Proses fermentasi dilakukan secara anaerob selama
36 jam, kemudian isolat BAL diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis
melalui pewarnaan Gram. Hasil menunjukkan bahwa isolat T36 tergolong dalam
bakteri Gram positif, berbentuk batang dengan koloni berwarna putih. Uji resistensi
terhadap asam dengan variasi pH 1,0 hingga 6,0 menunjukkan bahwa isolat
memiliki toleransi tinggi pada pH rendah. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan
adanya zona hambat terhadap bakteri patogen uji. Hasil uji proksimat menunjukkan
bahwa fermentasi ampas teh 36 jam meningkatkan kadar air dan lemak, disertai
dengan penurunan kadar abu, protein, dan karbohidrat. Penurunan karbohidrat dan
protein mengindikasikan pemanfaatan senyawa tersebut sebagai substrat mikroba
serta tingginya kadar air mendukung aktivitas metabolik mikroba. Perubahan
komposisi proksimat menunjukkan bahwa ampas teh terfermentasi berpotensi
menjadi media pertumbuhan BAL, sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan
sebagai bahan pangan fungsional berbasis probiotik. | en_US |