Analisis Pemborosan Dan Penerapan Kaizen dengan Pendekatan Pdca Menggunakan Metode Work Sampling dan LINE Balancing Untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus: Kelompok Kerja Hot Press Panel, Cold Press, dan Cutting Sizer PT. Yamaha Indonesia)
Abstract
Produktivitas kelompok kerja Cold Press, Hot Press Panel, dan Cutting Sizer di PT.
Yamaha Indonesia belum mencapai target kenaikan 15% akibat tingginya margin kerja,
pemborosan (waste), dan ketidakseimbangan antara output produksi dengan jumlah operator.
Penelitian ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan menyeimbangkan beban kerja selaras
dengan program Yamaha Productivity Management (YPM) dengan mengkombinasikan metode
Work Sampling, Line Balance, dan Kaizen dalam kerangka Plan-Do-Check-Act (PDCA). Selain
itu, identifikasi akar masalah dilakukan melalui Root Cause Analysis (RCA) untuk merumuskan
tindakan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Perbaikan prioritas dilaksanakan pada
aktivitas ambil/kirim/buang material, menunggu material, mencari handlift/rak/bantalan/palet,
setting mesin/alat kerja, menyiapkan lem, membersihkan area kerja, perakitan tulang keybed,
dan sebaran beban kerja operator. Temuan pemborosan ini disebabkan oleh beberapa faktor
yaitu machine/peralatan kerja, method, man, environment, dan material seperti variasi produk,
aktivitas pendukung yang masih dibebankan kepada operator, layout dan jarak perpindahan
yang tidak efisien, keterbatasan fasilitas/alat kerja yang masih sederhana, serta tingginya debu
produksi akibat pengendalian yang belum optimal. Penyebab yang ditemukan menunjukkan
terjadinya berbagai waste yaitu motion, waiting, transportation, over-processing, dan non-
utilized talent. Perbaikan dilakukan melalui penerapan Kaizen dengan beberapa rekomendasi
berupa penataan alur dan area kerja, penyediaan alat bantu, otomatisasi proses, hingga
menyeimbangkan beban kerja melalui penyesuaian ulang job description. Dari 17 Kaizen yang
diusulkan, 16 Kaizen berhasil diterapkan. Hasil implementasi usulan perbaikan tersebut,
menunjukkan bahwa melalui integrasi Work Sampling, Line Balance RCA, Kaizen melalui
siklus PDCA efektif digunakan dalam meningkatkan proporsi aktivitas utama dari 71,2%
menjadi 77,7%, meningkatkan line balance dari 93% menjadi 96%, dan meningkatkan
produktivitas dari 0,65 unit/orang/jam pada rata-rata bulan januari-maret 2025 menjadi 0,77
unit/orang/jam pada bulan september 2025.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
