• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pemborosan Dan Penerapan Kaizen dengan Pendekatan Pdca Menggunakan Metode Work Sampling dan LINE Balancing Untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus: Kelompok Kerja Hot Press Panel, Cold Press, dan Cutting Sizer PT. Yamaha Indonesia)

    Thumbnail
    View/Open
    21522226.pdf (12.10Mb)
    Date
    2026
    Author
    Shavira, Arisa Tria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Produktivitas kelompok kerja Cold Press, Hot Press Panel, dan Cutting Sizer di PT. Yamaha Indonesia belum mencapai target kenaikan 15% akibat tingginya margin kerja, pemborosan (waste), dan ketidakseimbangan antara output produksi dengan jumlah operator. Penelitian ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan menyeimbangkan beban kerja selaras dengan program Yamaha Productivity Management (YPM) dengan mengkombinasikan metode Work Sampling, Line Balance, dan Kaizen dalam kerangka Plan-Do-Check-Act (PDCA). Selain itu, identifikasi akar masalah dilakukan melalui Root Cause Analysis (RCA) untuk merumuskan tindakan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Perbaikan prioritas dilaksanakan pada aktivitas ambil/kirim/buang material, menunggu material, mencari handlift/rak/bantalan/palet, setting mesin/alat kerja, menyiapkan lem, membersihkan area kerja, perakitan tulang keybed, dan sebaran beban kerja operator. Temuan pemborosan ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu machine/peralatan kerja, method, man, environment, dan material seperti variasi produk, aktivitas pendukung yang masih dibebankan kepada operator, layout dan jarak perpindahan yang tidak efisien, keterbatasan fasilitas/alat kerja yang masih sederhana, serta tingginya debu produksi akibat pengendalian yang belum optimal. Penyebab yang ditemukan menunjukkan terjadinya berbagai waste yaitu motion, waiting, transportation, over-processing, dan non- utilized talent. Perbaikan dilakukan melalui penerapan Kaizen dengan beberapa rekomendasi berupa penataan alur dan area kerja, penyediaan alat bantu, otomatisasi proses, hingga menyeimbangkan beban kerja melalui penyesuaian ulang job description. Dari 17 Kaizen yang diusulkan, 16 Kaizen berhasil diterapkan. Hasil implementasi usulan perbaikan tersebut, menunjukkan bahwa melalui integrasi Work Sampling, Line Balance RCA, Kaizen melalui siklus PDCA efektif digunakan dalam meningkatkan proporsi aktivitas utama dari 71,2% menjadi 77,7%, meningkatkan line balance dari 93% menjadi 96%, dan meningkatkan produktivitas dari 0,65 unit/orang/jam pada rata-rata bulan januari-maret 2025 menjadi 0,77 unit/orang/jam pada bulan september 2025.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62699
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV